#

Nganjuk Terima 22 Jembatan dan 5 Titik Pipanisasi dalam Peluncuran Nasional Jembatan Perintis Garuda

Nganjuk, PING Pemerintah Kabupaten Nganjuk menyambut positif peresmian infrastruktur perdesaan dalam program nasional Jembatan Perintis Garuda dan penyediaan air bersih. Dalam agenda peluncuran 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih oleh Presiden Republik Indonesia secara virtual, Kabupaten Nganjuk ditunjuk sebagai salah satu titik pusat peninjauan di wilayah Jawa Timur.

Kegiatan zoom meeting yang diinisiasi oleh jajaran TNI melalui Komandan Kodim 0810 Nganjuk ini dipusatkan langsung di lokasi operasional Jembatan Perintis Garuda di Desa Genjeng, Kecamatan Loceret (13/8). Acara ini berlangsung istimewa karena dihadiri oleh Bupati Nganjuk bersama jajaran pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur yang terjun langsung ke lokasi.

Di sela-sela peninjauan, Bupati Nganjuk menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas besarnya alokasi infrastruktur yang diberikan kepada Bumi Anjuk Ladang. Fasilitas ini dinilai sebagai langkah konkret dalam membuka aksesibilitas warga dan menjamin kebutuhan dasar air bersih.

"Terima kasih, ini dalam rangka peresmian Jembatan Garuda. Alhamdulillah, Nganjuk mendapatkan 22 jembatan dan 5 (titik) pipanisasi. Keren pokoknya Nganjuk, gaspol!" tegas Bupati Nganjuk dengan penuh antusias di lokasi peresmian.

Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti kuatnya sinergi lintas sektoral yang terjalin dalam menyukseskan pembangunan ini. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya para pimpinan instansi vertikal tingkat provinsi yang bersedia memusatkan kegiatannya di Kabupaten Nganjuk.

"Ini (dihadiri) bersama Bapak Pangdam, bersama Ibu Gubernur, (perwakilan) Bapak Kajati, kemudian ada Kodiklatal, Koarmada, dan seterusnya," urai Bupati.

Berdasarkan daftar kehadiran, acara di Desa Genjeng tersebut memang dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur dan Pangdam V/Brawijaya. Selain itu, hadir pula jajaran perwakilan pimpinan instansi vertikal lainnya, meliputi Dirjianbang Kodiklatal, Kabidkeu Polda Jatim, Wadan Kodaeral V, dan Aspidmil Kejati Jatim.

Melalui alokasi 22 unit jembatan dan 5 titik pipanisasi ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap seluruh fasilitas tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Infrastruktur perintis ini diproyeksikan tidak hanya sekadar memutus keterisolasian antarwilayah, melainkan juga mengakselerasi roda perekonomian desa, memperlancar akses pendidikan anak-anak, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Nganjuk secara menyeluruh.