BPBD Nganjuk Bantu Evakuasi Jenazah dari Sungai Brantas Kertosono
- 16-09-2026
Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk menyambut positif pelaksanaan Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Nganjuk tepatnya di Kelurahan Kramat Kecamatan Nganjuk, Kamis (13/8/2026). Kehadiran program tersebut dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian penting dalam upaya bersama menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi atas kedatangan Gubernur Jawa Timur dalam rangkaian kegiatan di Kabupaten Nganjuk. Menurutnya, kehadiran pemerintah provinsi melalui pasar murah menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya Kabupaten Nganjuk dalam menjaga kestabilan ekonomi masyarakat. “Luar biasa, terima kasih untuk membantu Nganjuk mengurangi inflasi,” ujar Bupati Marhaen dalam keterangannya.

Menurut Kang Marhaen sapaan akrabnya, pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan hanya dengan satu kebijakan. Pemerintah perlu memantau perkembangan harga berbagai komoditas kebutuhan pokok secara berkala untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat.
Kang Marhaen menjelaskan, Pemkab Nganjuk terus melakukan pengecekan terhadap harga sejumlah komoditas pangan, termasuk beras berdasarkan jenis dan kualitasnya. Pemantauan tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi harga di lapangan sekaligus menentukan langkah yang perlu dilakukan apabila terjadi perubahan yang signifikan. “Berarti kita cek dulu kira-kira harga beras premium, yang medium dan sebagainya,” jelasnya.
Ia menyebut, sejauh pemantauan pemerintah daerah, harga beras masih berada dalam kondisi yang relatif normal atau dalam batas toleransi. Pemerintah juga mencermati perkembangan harga komoditas lain, termasuk cabai dan kebutuhan pangan lainnya.
Apabila kemudian ditemukan adanya kenaikan atau gejolak harga yang membutuhkan penanganan, Pemkab Nganjuk akan melakukan intervensi sebagai bagian dari langkah pengendalian harga. “Kalau ada terjadi rujukan harga, maka kita intervensi,” tegas Kang Marhaen.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya menunggu terjadinya inflasi, tetapi berupaya melakukan pemantauan sejak awal sehingga kebijakan dapat dilakukan secara lebih cepat ketika muncul indikasi tekanan harga.

Selain harga bahan pangan, Pemkab Nganjuk juga memberikan perhatian terhadap ketersediaan energi bagi masyarakat, khususnya LPG. Hal ini menyusul adanya laporan mengenai kelangkaan LPG di sejumlah desa.
Kang Marhaen mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina di Kediri untuk memastikan ketersediaan stok LPG dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Nganjuk. Menurutnya, kebutuhan LPG perlu mendapat perhatian karena penggunaannya tidak hanya untuk rumah tangga. Pada periode tertentu, kebutuhan masyarakat dapat meningkat sehingga ketersediaan stok harus dipastikan tetap mencukupi.
Karena itu, koordinasi dengan pihak terkait menjadi salah satu langkah Pemkab Nganjuk untuk mencegah kelangkaan sekaligus menjaga agar masyarakat tetap memperoleh LPG dengan harga yang wajar.
Kang Marhaen menegaskan, pemerintah daerah terus memantau kondisi pasar, baik dari sisi ketersediaan stok maupun perkembangan harga. Dua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kebutuhan pokok tetap mudah diperoleh. “Stoknya juga aman, terus kemudian dari harga sudah aman,” kata Kang Marhaen.
Dengan adanya sinergi antara Pemkab Nganjuk dan Pemprov Jawa Timur, Kang Marhaen berharap berbagai langkah intervensi dapat semakin memperkuat pengendalian inflasi di daerah.

Pasar murah menjadi salah satu bentuk intervensi yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat. Sementara dari sisi pemerintah daerah, pemantauan harga, penguatan koordinasi distribusi, serta antisipasi terhadap potensi kelangkaan menjadi langkah yang terus dilakukan untuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok.
Bagi Pemkab Nganjuk, pengendalian inflasi pada akhirnya bukan sekadar menjaga angka statistik ekonomi, tetapi memastikan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang tersedia.
Sebagai informasi turut hadir dalam acara Ketua TP PKK Nganjuk, Wakil Bupati Nganjuk, Ketua Bidang 1 TP PKK Nganjuk, Kepala Dinas Pertanian Nganjuk, Kepala Dinas KPP Nganjuk, Kepala Dinas Perindag Nganjuk, Camat Nganjuk, Kepala Kelurahan Kramat, serta undangan laiknnya.