#

Hadiri Pembukaan Pelatihan IKM, Bupati Nganjuk Dorong Peserta Jadi Wirausaha Mandiri

Nganjuk, PING – Menjadi seorang pengusaha sukses membutuhkan fondasi utama berupa mental yang tangguh dan keberanian mengambil peluang. Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, saat menghadiri pembukaan Pelatihan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil yang digelar oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian RI di Hotel Front One Nganjuk, Jumat (22/8/2026).

Di hadapan ratusan peserta, Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen ini memberikan motivasi penuh semangat agar para calon wirausaha tidak terjebak pada mental pencari kerja, melainkan bertekad menjadi pemilik usaha mandiri yang berdaya saing.

"Kalau ingin mandiri secara finansial dan sukses, jangan hanya berpikir menjadi karyawan yang serba dibatasi. Niatkan sejak hari ini untuk menjadi pengusaha. Pulang dari pelatihan empat hari ini, tujuan akhirnya jelas: saudara-saudara harus siap menjadi wirausaha baru di sektor industri kecil," tegas Kang Marhaen disambut antusias peserta.

Kang Marhaen mengingatkan para peserta mengenai sejarah dan filosofi luhur Kabupaten Nganjuk yang berakar dari kata Anjuk Ladang, yang berarti 'Tanah Kemenangan'. Menurutnya, masyarakat yang hidup dan berusaha di Nganjuk semestinya mewarisi mental juara serta daya juang tinggi.

"Nganjuk itu tanah kemenangan. Siapa pun yang berikhtiar di sini harus punya mental juara dan mental petarung, bukan mental yang mudah mengeluh. Dalam dunia usaha, jatuh bangun dan kegagalan adalah proses. Kalau ikhtiar kita keras, hasilnya juga akan luar biasa," ungkapnya membagikan pengalaman perjalanan hidupnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun pola pikir positif, optimisme, keramahan, dan keberanian dalam mengelola modal usaha, termasuk memanfaatkan jejaring permodalan perbankan dan kemitraan secara cermat.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk berkomitmen penuh mendukung pertumbuhan iklim usaha mikro, kecil, dan menengah melalui penyediaan ruang gerak ekonomi yang masif. Mulai dari pengembangan Kawasan Ekonomi Nganjuk di jalur pedestrian A. Yani yang kian hidup, penguatan destinasi pariwisata terpadu, hingga penyediaan Kawasan Industri Nganjuk (KING) yang pro investasi padat karya guna menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

Bupati Marhaen turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada jajaran Kementerian Perindustrian RI serta Anggota Komisi VII DPR RI Banyu Biru Djarot yang telah memfasilitasi pelatihan keterampilan teknis bagi warga Nganjuk.

"Pelatihan ini tidak hanya memberi teori, tapi praktik nyata pada komoditas olahan pangan, hortikultura, pupuk organik, dan batik. Kami di pemerintah daerah akan mencatat dan terus memantau perkembangan bapak-ibu sekalian melalui program-program pendampingan lanjutan," pungkas Kang Marhaen.

Melalui program tersebut, Pemkab Nganjuk berharap semakin banyak masyarakat yang berani membuka usaha, mengembangkan potensi lokal, serta menciptakan lapangan pekerjaan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, lembaga keuangan, dan para pelaku usaha diharapkan mampu membangun ekosistem kewirausahaan yang semakin kuat di Kabupaten Nganjuk.