BNN dan DLH Bekali Generasi Muda Nganjuk Wawasan Bahaya Narkoba dan Kepedulian Lingkungan
- 30-07-2026
NGANJUK, PING– Bupati Nganjuk membuka secara resmi Dialog Generasi Muda Lintas Agama yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nganjuk, Kamis (30/7). Kegiatan yang diikuti tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, perwakilan perguruan silat, hingga mahasiswa tersebut menjadi ruang memperkuat semangat toleransi, kebangsaan, dan kolaborasi sosial di tengah keberagaman masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk menegaskan bahwa keberagaman agama, suku, dan budaya merupakan anugerah yang harus dijaga bersama. Menurutnya, perbedaan tidak boleh menjadi alasan munculnya perpecahan, melainkan menjadi kekuatan untuk membangun Kabupaten Nganjuk yang damai dan harmonis.
Bupati juga mengutip pesan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang mengingatkan pentingnya menjaga jati diri sebagai bangsa Indonesia dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan persatuan di tengah keberagaman.

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh peserta, khususnya generasi muda, untuk menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan melalui penerapan nilai-nilai moderasi beragama. Menurutnya, sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan merupakan fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perdamaian di era digital. Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya penyebaran hoaks maupun ujaran yang berpotensi memecah belah masyarakat, pemuda diharapkan mampu menjadi penyejuk dan perekat persatuan.
"Jadilah penyejuk di tengah masyarakat. Jangan menjadi pihak yang memperkeruh suasana atau memprovokasi perbedaan. Generasi muda harus tampil sebagai agen perdamaian yang mampu menjaga kerukunan," tegasnya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, terutama pelestarian lingkungan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Menghadapi potensi musim kemarau, ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama melakukan penghijauan, termasuk menanam pohon yang memiliki daya serap air tinggi sebagai upaya menjaga kelestarian sumber daya air.

Di sisi lain, kolaborasi lintas sektor juga dinilai penting dalam membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba melalui edukasi, pengawasan, dan kepedulian bersama.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk atas berbagai capaian pembangunan yang berhasil diraih. Salah satunya adalah keberhasilan Kabupaten Nganjuk memperoleh lima penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), yang menurutnya merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Bupati berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Dialog Generasi Muda Lintas Agama dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam aksi nyata, sehingga Kabupaten Nganjuk semakin harmonis, aman, serta mampu menjadi contoh daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan persatuan.
Mengakhiri arahannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Bupati mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat sinergi membangun daerah dengan semangat kebersamaan melalui seruan, "Ayo Nganjuk bareng-bareng!"