#

Dinkes Nganjuk Perkuat Kapasitas Pengelola Obat dan Vaksin Demi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Kesehatan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan memperkuat tata kelola obat dan vaksin di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pertemuan Pengelolaan Obat dan Vaksin bagi Petugas Pengelola Obat Puskesmas dan Bidan Pustu-Polindes se-Kabupaten Nganjuk Tahun 2026 yang digelar di Gedung BLK Nganjuk, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), menyamakan persepsi, serta memperkuat koordinasi antarpetugas pengelola logistik farmasi agar pengelolaan obat dan vaksin di seluruh fasilitas kesehatan berjalan sesuai standar.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi strategis yang berkaitan dengan pengelolaan logistik farmasi, mulai dari perencanaan kebutuhan obat yang akurat, pengelolaan persediaan secara efektif dan akuntabel, pencatatan serta pelaporan sesuai ketentuan, hingga pengelolaan vaksin melalui penerapan cold chain system atau sistem rantai dingin untuk menjaga mutu, keamanan, dan efektivitas vaksin hingga diterima oleh masyarakat.

Penguatan kompetensi tersebut dinilai sangat penting mengingat obat dan vaksin merupakan komponen utama dalam pelayanan kesehatan. Pengelolaan yang baik akan menjamin ketersediaan obat sesuai kebutuhan, mencegah terjadinya kekosongan maupun penumpukan stok, serta memastikan vaksin tetap memiliki kualitas yang optimal ketika digunakan dalam pelayanan imunisasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, dr. Tien Farida Yani, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kompetensi petugas sekaligus menyatukan pemahaman dalam pengelolaan obat dan vaksin di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

"Kegiatan ini merupakan momentum yang sangat krusial dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, menyamakan persepsi, serta memperkuat koordinasi antara petugas pengelola obat di puskesmas, bidan pustu dan polindes, hingga Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk. Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan obat dan vaksin sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan kepada masyarakat dilaksanakan sesuai standar yang telah ditetapkan dan berjalan secara terkoordinasi. Dengan pengelolaan yang baik, ketersediaan obat dan mutu vaksin dapat terus terjaga sehingga masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan terpercaya," jelas dr. Tien.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan materi yang diperoleh selama kegiatan di unit kerja masing-masing sehingga kualitas pengelolaan logistik farmasi terus meningkat dan mampu mendukung pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

Selain meningkatkan kompetensi teknis, kegiatan ini juga menjadi wadah koordinasi antarpetugas pengelola obat se-Kabupaten Nganjuk untuk menyamakan pemahaman terhadap kebijakan terbaru serta berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Melalui koordinasi yang semakin kuat, diharapkan proses distribusi, pemantauan stok, hingga pelaporan logistik farmasi dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel. Hal tersebut sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk.

Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, aman, dan terpercaya.

Dengan pengelolaan obat dan vaksin yang semakin baik, Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Nganjuk.