#

Normalisasi Sungai Apur A9, PUPR Nganjuk Perkuat Kelancaran Irigasi dan Kurangi Risiko Genangan

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berkomitmen menjaga fungsi infrastruktur sumber daya air guna mendukung sektor pertanian dan mengurangi potensi bencana hidrometeorologi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan normalisasi Sungai Apur A9 di wilayah Kelurahan Tanjunganom, Kecamatan Tanjunganom, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan yang difasilitasi oleh Bidang Bina Jasa Konstruksi dan Peralatan Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk ini dilakukan dengan memberikan dukungan alat berat excavator untuk mempercepat proses normalisasi sungai. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara kolaboratif bersama Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kelancaran sistem irigasi di wilayah tersebut.

Normalisasi dilakukan karena kondisi Sungai Apur A9 mengalami penyempitan akibat tumbuhnya semak belukar, rumpun bambu, serta endapan sedimen yang menghambat aliran air. Apabila tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi mengurangi kapasitas sungai dalam menampung debit air, terutama saat musim hujan, sekaligus mengganggu distribusi air irigasi menuju lahan pertanian.

Pada kegiatan tersebut, pekerjaan normalisasi dilaksanakan sepanjang 300 meter di sisi kiri sungai dan 300 meter di sisi kanan sungai, sehingga total penanganan mencapai 600 meter. Fokus pekerjaan meliputi pembersihan vegetasi liar, pemotongan rumpun bambu, serta pengangkatan material sedimen yang selama ini menghambat kelancaran aliran air.

Dengan dukungan alat berat dari Dinas PUPR, proses pengerjaan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif dibandingkan menggunakan tenaga manual. Setelah dilakukan normalisasi, kondisi sungai tampak lebih bersih, lebar aliran kembali optimal, dan kapasitas tampung sungai meningkat.

Kelancaran aliran air yang kembali normal diharapkan mampu mendukung distribusi air irigasi bagi lahan pertanian di wilayah Tanjunganom sekaligus mengurangi potensi terjadinya genangan maupun luapan air ketika curah hujan meningkat.

Lurah Tanjunganom menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas PUPR atas dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, normalisasi sungai memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menggantungkan kebutuhan air dari saluran irigasi tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas PUPR atas dukungan alat berat yang diberikan untuk kegiatan normalisasi sungai. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama para petani, karena aliran air menjadi lebih lancar dan fungsi sungai dapat kembali optimal. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut demi mendukung kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Normalisasi sungai tidak hanya menjadi bagian dari upaya pemeliharaan infrastruktur sumber daya air, tetapi juga merupakan langkah preventif untuk menjaga keberlanjutan fungsi sungai sebagai saluran irigasi dan pengendali aliran air di kawasan permukiman maupun pertanian.

Melalui dukungan sarana dan prasarana yang memadai, Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur bagi masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah kelurahan, HIPPA, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin sehingga fungsi sungai tetap terpelihara dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Dengan kondisi sungai yang lebih bersih dan aliran air yang kembali lancar, diharapkan produktivitas sektor pertanian di Kecamatan Tanjunganom semakin meningkat serta mampu mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Nganjuk.