BPBD Nganjuk Bantu Evakuasi Jenazah dari Sungai Brantas Kertosono
- 16-09-2026
Nganjuk, PING– Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro atau akrab disapa Mas Handy, mengajak para pelajar SMKN 1 Tanjunganom (SMEKTA) untuk bijak menggunakan media sosial sekaligus memperkuat rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pesan tersebut disampaikan Mas Handy saat memberikan arahan dalam kegiatan Sosialisasi “Pemantapan Wawasan Kebangsaan Bagi Pelajar” yang digelar di SMKN 1 Tanjunganom, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran anggota DPRD Dapil 4 Kabupaten Nganjuk serta tim dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi, digitalisasi, dan arus informasi global. Pelajar dinilai perlu memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat agar mampu menyikapi berbagai informasi secara kritis dan tidak mudah terpengaruh konten yang berpotensi memecah persatuan.
Dalam arahannya, Mas Handy menyoroti tingginya intensitas penggunaan gawai dan media sosial di kalangan pelajar. Menurutnya, media sosial saat ini telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari sehingga penggunaannya harus disertai dengan tanggung jawab dan kecerdasan dalam menyaring informasi.
Ia mengingatkan para pelajar agar tidak mudah menerima maupun menyebarkan informasi tanpa memastikan kebenarannya. Berbagai konten negatif, ujaran kebencian, maupun informasi yang dapat memicu perpecahan harus dihindari agar ruang digital tidak menjadi sumber disintegrasi bangsa.

Memasuki momentum bulan kemerdekaan, Mas Handy juga menitipkan pesan khusus mengenai pentingnya menjaga rasa cinta tanah air. Ia meminta para pelajar untuk tetap memiliki kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia, sekaligus turut menjaga persatuan dan keutuhan negara.
“Jangan pernah sekali-kali membenci negara kalian. Jangan pernah membenci negara kita, yaitu Republik Indonesia,” tegas Mas Handy.
Menurutnya, menjadi generasi penerus bangsa tidak cukup hanya dengan mengejar prestasi akademik. Para pelajar juga perlu membangun karakter yang kuat, memiliki keimanan, akhlak mulia, serta kepedulian dan empati terhadap lingkungan di sekitarnya.
Mas Handy juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah. Para pelajar yang mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga mampu mengambil peran sebagai generasi yang menyumbangkan gagasan dan aspirasi konstruktif.

Ia berharap para pelajar SMEKTA dapat terus belajar, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja maupun pendidikan di jenjang berikutnya. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan kemajuan Kabupaten Nganjuk.
“Belajarlah yang baik, saya percaya siswa-siswi SMEKTA jadi lulusan terbaik, akan dapat pekerjaan yang baik-baik,” pungkasnya.
Melalui sosialisasi wawasan kebangsaan tersebut, para pelajar diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, serta menumbuhkan semangat patriotisme sebagai bagian dari generasi penerus pembangunan Kabupaten Nganjuk dan Indonesia.