#

Kobarkan Spirit Kemerdekaan, Bupati Nganjuk Lepas Pemberangkatan Pawai Budaya TK/RA

Nganjuk, PING – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Kabupaten Nganjuk. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi memberangkatkan Pawai Budaya dan Pembangunan Jenjang TK/RA Kabupaten Nganjuk yang diikuti sekitar 2.000 siswa dari 46 TK dan RA, Minggu (9/8/2026).

Pawai tersebut diikuti sebanyak 11 pleton peserta. Rangkaian kegiatan dimulai dari kawasan Slumbung dan berakhir di depan Pendopo Kabupaten Nganjuk.

Sejak siang, para peserta yang terdiri dari anak-anak usia dini bersama guru dan pendamping telah memadati lokasi pemberangkatan. Mereka tampil mengenakan beragam pakaian dan atribut bernuansa budaya, nasionalisme, serta kreativitas anak-anak.

Bupati Marhaen dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pawai budaya dan pembangunan ini menjadi salah satu momentum untuk menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi sejak usia dini.

“17 Agustus ini luar biasa. Perjuangan nenek moyang kita dalam memerdekakan bangsa Indonesia mengorbankan nyawa, harta benda dan air mata,” ujar Kang Marhaen sapaan akrabnya.

Ia mengajak seluruh peserta, khususnya para guru, orang tua dan anak-anak, untuk menjadikan peringatan kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial. Semangat perjuangan para pahlawan, kata Kang Marhaen, perlu diteruskan melalui peran generasi penerus sesuai dengan zamannya. “Kita ini bisa apa, bagaimana kita meneruskan api perjuangan beliau dulu,” pesannya.

Kang Marhaen juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang dan mendoakan para pahlawan serta generasi terdahulu yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu yang rela mengorbankan jiwa dan raga.

Karena itu, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan dapat menjadi pengingat bagi generasi muda untuk menghargai jasa para pahlawan sekaligus mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

“Semoga nenek moyang kita, para pahlawan yang telah gugur, diterima amal ibadahnya, diampuni dosa-dosanya dan mendapatkan husnul khatimah,” tutur Kang Marhaen.

Pawai yang melibatkan ribuan peserta tersebut juga menjadi ruang bagi anak-anak TK dan RA untuk mengenal keberagaman budaya sekaligus membangun rasa percaya diri. Dengan didampingi para guru dan orang tua, mereka berjalan menyusuri rute pawai dengan penuh antusias hingga titik akhir di depan Pendopo Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, guru, orang tua dan peserta didik dalam menyemarakkan bulan kemerdekaan.

Melalui kegiatan yang dikemas secara meriah tersebut, semangat nasionalisme diharapkan dapat tumbuh sejak usia dini sehingga anak-anak Nganjuk kelak menjadi generasi yang mencintai bangsa, menghargai perjuangan para pahlawan dan mampu meneruskan pembangunan daerah maupun Indonesia.