Normalisasi Saluran 3 Kilometer di Pandean Gondang, PUPR Nganjuk Jaga Kelancaran Aliran Air
- 15-09-2026
Nganjuk, PING – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Nganjuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 sekaligus melantik pengurus masa bakti 2026–2031. Kegiatan berlangsung di Pendopo Kabupaten Nganjuk, Sabtu (12/9/2026), dengan dihadiri 225 peserta.
Momentum tersebut menjadi ajang memperkuat kebersamaan sekaligus meneguhkan komitmen PWRI Nganjuk untuk terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Pengurus baru yang dilantik merupakan hasil Musyawarah Kabupaten (Muskab) PWRI yang telah digelar pada 25 Mei 2026.
Pelaksanaan peringatan HUT PWRI yang semula dijadwalkan pada Juli harus mengalami penyesuaian karena bertepatan dengan agenda Musyawarah Nasional (Munas) PWRI di Jakarta. Meski demikian, perubahan jadwal tidak mengurangi antusiasme peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi atau yang akrab disapa Kang Marhaen, menyampaikan apresiasi atas kiprah para wredatama yang hingga saat ini tetap menunjukkan kepedulian terhadap kemajuan daerah.
Menurut Kang Marhaen, pengalaman dan pengabdian para pensiunan aparatur menjadi modal penting yang dapat terus dimanfaatkan untuk memberikan masukan serta kontribusi bagi pemerintah dan masyarakat.
“Impian saya adalah bagaimana seluruh elemen masyarakat bisa bersama-sama membangun Nganjuk. Termasuk para wredatama, mari kita bergotong royong, bekerja keras dan terus maju bersama,” ujar Kang Marhaen.
Ia menambahkan, masa purna tugas bukan berarti berhenti untuk berkontribusi. Justru pengalaman yang telah dimiliki selama menjalankan tugas pemerintahan dapat menjadi sumber pengetahuan dan inspirasi bagi generasi penerus.
Kang Marhaen juga berharap PWRI Nganjuk dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan gagasan maupun masukan yang konstruktif. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperkuat pembangunan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Pemerintah tentu membutuhkan pengalaman dan pemikiran dari para sesepuh. Karena itu, komunikasi dan sinergi harus terus dijaga agar pembangunan Nganjuk bisa berjalan semakin baik,” lanjutnya.
Dukungan terhadap keberadaan PWRI Nganjuk juga disampaikan Ketua PWRI Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Mashoed, M.Si. Ia mengapresiasi loyalitas, kekompakan dan semangat kebersamaan para wredatama di Kabupaten Nganjuk.
Menurutnya, soliditas organisasi menjadi salah satu kekuatan penting bagi PWRI untuk menjalankan program sekaligus menjaga hubungan baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
“PWRI harus terus menjaga kebersamaan dan kekompakan. Para wredatama memiliki pengalaman yang sangat berharga sehingga dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Mashoed.
Sementara itu, pelantikan pengurus baru masa bakti 2026–2031 diharapkan menjadi awal penguatan organisasi PWRI Nganjuk agar semakin solid, mandiri dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Rangkaian acara turut diisi dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan piagam penghargaan kepada mantan pengurus sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan amanah organisasi.

Suasana peringatan HUT ke-64 PWRI Nganjuk semakin semarak dengan pembagian doorprize yang mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya Bank Jatim, BNI, Bank Mandiri Taspen, Baznas dan Prima Swalayan.
Kebersamaan semakin terasa dalam sesi ramah tamah yang diiringi pementasan musik dan yel-yel penyemangat. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun semangat baru bagi kepengurusan PWRI Nganjuk.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, PWRI Nganjuk diharapkan mampu semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Nganjuk juga diharapkan terus diperkuat sebagai bagian dari semangat membangun Nganjuk secara gotong royong.