Kembangkan Sektor Perikanan, Dinas KPP Nganjuk Dorong Restocking hingga Edukasi Budidaya
- 15-09-2026
NGANJUK, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus memperkuat upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber air saat musim kemarau. Salah satunya melalui kolaborasi bersama Kodim 0810/Nganjuk dan PT Dua Naga dalam pembangunan sumur gali di Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu.
Mewakili Bupati Nganjuk, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro atau Mas Handy bersama Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti dan jajaran Forkopimda meninjau pembangunan sumur gali tersebut, Senin (24/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan ground breaking secara simbolis pada titik sumur gali ke-9 dan ke-10. Rombongan juga mengecek delapan titik sumur lainnya yang telah selesai maupun sedang dalam proses pengerjaan.
Mas Handy menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah daerah, TNI dan dunia usaha dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
“Saat ini kita berada di Ngluyu, kita membuat sumur gali kurang lebih ada 10 titik di tahap pertama, kurang lebih sekitar delapan sudah jadi. Nanti di tahap kedua akan ada 10 lagi, jadi total sekitar 20,” ujar Mas Handy.
Menurutnya, keberadaan sumur gali sangat berarti bagi masyarakat di wilayah yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh air, terutama ketika musim kemarau tiba.
Mas Handy menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Nganjuk sebelumnya turut memberikan dukungan melalui pendistribusian air bersih menggunakan mobil tangki BPBD. Dengan adanya sumur gali, diharapkan masyarakat memiliki sumber air yang lebih dekat dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk, khususnya di kota atau yang mudah meraih air, air itu adalah suatu hal yang sederhana yang mungkin tidak begitu penting ketika mereka merasa mudah mendapatkan. Tapi bagi masyarakat Kecamatan Ngluyu, khususnya sekarang kita di Desa Tempuran, itu sangat-sangat bermanfaat dan mereka sangat menanti-nanti,” jelasnya.
Antusiasme masyarakat juga terlihat saat rombongan melakukan peninjauan terhadap sejumlah titik sumur yang telah dibangun. Menurut Mas Handy, masyarakat menyambut positif hadirnya fasilitas tersebut karena manfaatnya dapat langsung dirasakan untuk kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah sudah ada delapan yang jadi. Semua galinya tadi juga kita cek, masyarakat juga alhamdulillah sangat antusias dan juga sangat bermanfaat,” ungkapnya.
Pembangunan sumur gali tersebut dilaksanakan secara bertahap. Tahap pertama mencakup sekitar 10 titik, dengan delapan titik telah selesai. Selanjutnya, tahap kedua direncanakan menambah sekitar 10 titik sehingga total pembangunan mencapai kurang lebih 20 sumur gali.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi persoalan kekeringan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap distribusi air menggunakan tangki.
Mas Handy menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0810/Nganjuk dan PT Dua Naga atas dukungan yang diberikan untuk masyarakat.
“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Pak Dandim dan Pak Irfan bersama dengan tim dari PT Dua Naga atas support-nya di Kabupaten Nganjuk. Mudah-mudahan terus bersinergi untuk membantu masyarakat kita semuanya,” tuturnya.
Pemkab Nganjuk berharap kolaborasi penyediaan air bersih tersebut dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap sumber air yang memadai.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Nganjuk untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi secara bertahap dan merata, sekaligus memperkuat sinergi dengan TNI, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan kekeringan di daerah.