#

Sukseskan Kampung KB 2026, Kang Marhaen Ingatkan Pentingnya Kerja Keras dan Kolaborasi

NGANJUK, PING – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menghadiri Sosialisasi Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Kabupaten Nganjuk Tahun 2026 yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk di Aula Dinas PPKB, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan komitmen bersama dalam membangun keluarga yang berkualitas. Program Kampung Keluarga Berkualitas tidak hanya berkaitan dengan pengendalian penduduk, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas kehidupan keluarga melalui berbagai aspek pembangunan.

Dalam sambutannya, Bupati Marhaen menegaskan bahwa keluarga berkualitas pada dasarnya harus dibangun mulai dari lingkungan keluarga itu sendiri. Menurutnya, suasana positif di rumah menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk keluarga yang sehat, harmonis, dan mampu menghadapi berbagai tantangan.

“Keluarga yang berkualitas dimulai dari diri kita. Keluarga yang berkualitas dimulai dari suasana yang enak di rumah,” ujar Kang Marhaen sapaan akrabnya.

Ia mengajak seluruh peserta untuk membangun energi positif dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya melalui kebiasaan sederhana berupa senyum dan sikap ramah ketika berinteraksi dengan orang lain. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman, baik di dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat.

Selain membangun suasana positif, Kang Marhaen juga mengingatkan pentingnya membiasakan diri untuk berpikir positif dalam menghadapi persoalan kehidupan. Ia meminta masyarakat tidak mudah menyalahkan keadaan maupun orang lain ketika menghadapi kesulitan, melainkan menjadikannya sebagai proses untuk belajar, bersabar, dan terus berusaha.

Kang Marhaen juga menekankan pentingnya membangun karakter anggota keluarga melalui semangat kerja keras, disiplin, serta lingkungan pergaulan yang baik. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh faktor materi, tetapi juga oleh kemauan untuk belajar, bekerja keras dan membangun hubungan dengan orang-orang yang memberikan pengaruh positif.

“Tidak ada orang sukses yang tidak bekerja keras. Kalau ingin sukses, belajar dan kerja keras. Kemudian bertemanlah dengan orang baik, karena berteman dengan orang baik akan tetap membawa kebaikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kang Marhaen menyampaikan bahwa pengembangan Kampung Keluarga Berkualitas membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Ia menilai pembiayaan memang penting dalam menjalankan program, namun bukan menjadi satu-satunya faktor penentu keberhasilan.

Dirinya juga mendorong agar pelaksanaan program lebih mengedepankan kolaborasi, pemanfaatan potensi masyarakat, serta ketepatan sasaran berdasarkan data.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemkab Nganjuk berharap penguatan Kampung Keluarga Berkualitas dapat semakin nyata di tingkat desa dan kelurahan. Keluarga diharapkan menjadi pusat pembangunan manusia, sekaligus menjadi lingkungan pertama dalam membentuk generasi yang sehat, berkarakter, produktif, dan memiliki optimisme menghadapi masa depan.