Kembangkan Sektor Perikanan, Dinas KPP Nganjuk Dorong Restocking hingga Edukasi Budidaya
- 15-09-2026
Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus memastikan kondisi para siswa yang terdampak insiden keracunan makanan mendapatkan perhatian serius. Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro turun langsung mengunjungi para siswa di sejumlah sekolah, Jumat (4/9/2026).
Kunjungan dilakukan di SDN Balong Pacul, SLB Shanti Kosala Mastrip, dan SMA Negeri 3 Nganjuk. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Trihandy berdialog dengan para siswa sekaligus melihat kondisi mereka pascainsiden keracunan yang terjadi sebelumnya.

Wabup menyampaikan kepada para siswa agar tidak perlu khawatir apabila kembali merasakan keluhan kesehatan. Jika muncul kembali gejala yang dirasakan, siswa diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan maupun rumah sakit.
“Kalau masih merasa sakit, silakan ke fasilitas kesehatan atau rumah sakit. Jangan khawatir soal biaya, itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” ujar Wabup Trihandy kepada para siswa.
Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh korban mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang dibutuhkan. Karena itu, para siswa maupun orang tua tidak perlu ragu untuk membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila kondisi kesehatan kembali menurun.
Selain memastikan penanganan kesehatan, Wabup juga meminta pihak sekolah melakukan pendataan terhadap seluruh siswa yang terdampak. Pendataan tersebut penting untuk memastikan tidak ada siswa yang terlewat dalam pemantauan maupun penanganan pascainsiden.

“Sekolah kami minta melakukan pendataan, siapa saja yang mengalami gejala dan terdampak. Ini penting agar semuanya bisa terpantau dengan baik,” lanjutnya.
Kepada para siswa, Wabup juga berpesan agar tidak memaksakan diri mengikuti kegiatan belajar mengajar apabila masih merasakan gejala seperti mual, pusing, atau keluhan kesehatan lainnya.
Siswa yang masih mengalami gejala tersebut diimbau untuk sementara tidak berangkat sekolah dan memilih beristirahat di rumah. Langkah ini dilakukan agar tubuh memiliki waktu untuk memulihkan kondisi dan daya tahan tubuh kembali stabil.
“Kalau masih mual atau pusing, tidak usah dipaksakan berangkat sekolah dulu. Istirahat di rumah sampai kondisi benar-benar pulih dan daya tahan tubuh lebih stabil,” pesannya.
Di hadapan para siswa, Wabup Trihandy juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya melakukan penanganan sekaligus evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Pemerintah daerah menyampaikan permohonan maaf kepada anak-anak atas kejadian ini. Kami akan terus melakukan evaluasi dan memastikan penanganannya berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkab Nganjuk untuk memastikan kondisi para siswa terus terpantau sekaligus memberikan rasa aman kepada siswa dan keluarga. Pemerintah daerah juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal proses pemulihan hingga seluruh korban benar-benar dinyatakan sehat.
Sebagai informasi turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Nganjuk, Camat Nganjuk, Kepala Puskemas Nganjuk, Kepala Kelurahan Begadung, Guru, serta undangan terkait.