Sinergi Kawal Akuntabilitas, Pemkab Nganjuk Komitmen Perkuat Fungsi APIP Sejak Perencanaan
- 26-05-2026
Nganjuk, PING- Setiap tanggal 20 Oktober, dunia memperingati Hari Osteoporosis Sedunia (World Osteoporosis Day) sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan tulang dan mencegah penyakit osteoporosis.
Osteoporosis merupakan kondisi ketika kepadatan tulang menurun sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Penyakit ini sering disebut sebagai silent disease karena berkembang secara perlahan tanpa gejala hingga akhirnya menyebabkan patah tulang.
Menjaga kesehatan tulang tidak cukup hanya dengan mengonsumsi susu, tetapi juga perlu olahraga teratur, berjemur di bawah sinar matahari pagi, serta menjaga pola makan bergizi.
Perbanyak konsumsi kalsium dan vitamin D. Sumber kalsium bisa didapat dari susu, ikan teri, tahu, tempe, dan sayuran hijau. Vitamin D penting untuk membantu penyerapan kalsium.
Rutin berolahraga. Lakukan aktivitas fisik seperti jalan kaki, bersepeda, atau senam ringan setidaknya 30 menit setiap hari.
Berjemur di pagi hari. Paparan sinar matahari membantu tubuh memproduksi vitamin D alami.
Hindari rokok dan alkohol. Kedua hal ini dapat mempercepat pengeroposan tulang.
Pertahankan berat badan ideal. Berat badan terlalu rendah dapat meningkatkan risiko kehilangan massa tulang.
Lakukan pemeriksaan kepadatan tulang secara berkala. Terutama bagi yang berusia di atas 40 tahun atau memiliki riwayat keluarga osteoporosis.
Dengan menerapkan pola hidup sehat sejak dini, masyarakat diharapkan dapat menjaga kepadatan tulang dan terhindar dari risiko osteoporosis di usia lanjut.