Mas Handy Kukuhkan 16 Juru Sembelih Halal Nganjuk
- 24-05-2026
Nganjuk, PING - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda Sidoarjo mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Nganjuk, pada periode 21 hingga 31 Desember 2025.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti hujan intensitas sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.
Saat ini, seluruh wilayah Jawa Timur telah memasuki musim hujan, dengan beberapa daerah diprediksi mulai memasuki puncak musim hujan. Berdasarkan analisis meteorologi, peningkatan cuaca ekstrem dalam 11 hari ke depan ini dipicu oleh aktifnya Monsun Asia serta keberadaan bibit siklon tropis 93S di sekitar Samudra Hindia sebelah selatan Jawa Barat.
Fenomena tersebut memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Jawa Timur. Didukung dengan kondisi suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih signifikan serta atmosfer lokal yang labil, pertumbuhan awan-awan konvektif menjadi sangat masif. Kondisi ini berpotensi memicu hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang secara mendadak.
Merespons kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Nganjuk mengimbau seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca selama 10 hari ke depan.
Kewaspadaan ekstra ditekankan bagi warga yang tinggal di wilayah dengan topografi curam, pegunungan, maupun kawasan tebing. Lokasi-lokasi tersebut memiliki risiko tinggi terhadap dampak bencana seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Selain melakukan langkah mitigasi mandiri, masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi mengenai kondisi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG maupun media sosial BPBD Kabupaten Nganjuk.
Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan masyarakat Nganjuk dapat meningkatkan kesiapsiagaan serta mengambil langkah preventif untuk menghindari dampak buruk dari cuaca ekstrem. Tetap waspada dan utamakan keselamatan!