#

Muslimat NU Nganjuk Cetak Daiyah Multitalenta Lewat Pelatihan Dakwah Digital

NGANJUK, PING — Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Nganjuk mengambil langkah strategis dalam menjawab tantangan dakwah di era digital dengan menggelar Pelatihan Daiyah HIDMAT dan Transformasi Digital Media Dakwah bertempat di Kantor PCNU Nganjuk, Selasa (30/12/2025). Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini menjadi upaya konkret dalam memperkuat kapasitas kader dakwah Muslimat NU agar adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu membentengi akidah generasi milenial.

Pelatihan tersebut diikuti oleh Pengurus PC Muslimat NU, Ketua PAC Muslimat NU, serta Bidang Dakwah se-Kabupaten Nganjuk. Selain membekali kemampuan dakwah digital, kegiatan ini juga diarahkan pada perumusan kurikulum dakwah yang terstruktur guna meminimalisir dampak negatif media sosial.

Staf Ahli Bupati Nganjuk sekaligus Pengurus PCNU Nganjuk, Mokhammad Yasin, hadir membuka kegiatan tersebut dengan menekankan pentingnya pengelolaan program organisasi yang profesional dan berorientasi pada penguatan kader.

“Saya berharap program-program PC Muslimat NU ke depan semakin terkelola dengan baik dan mampu mendukung penguatan kader, khususnya dalam pembentengan akidah Ahlussunnah wal Jama’ah yang multitalenta dan adaptif terhadap generasi milenial,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Nganjuk, Muthi’ah Huda, menyampaikan apresiasi atas kerja keras Bidang Dakwah dan perangkat HIDMAT sebagai pelaksana kegiatan. Ia mengaku bangga atas antusiasme seluruh PAC Muslimat NU yang hadir secara lengkap.

“Semoga ke depan para daiyah yang terbentuk mampu semakin meningkatkan kualitas dakwah secara profesional dan berdaya saing,” ujarnya.

Penguatan teknis dakwah digital disampaikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk melalui pemateri Hanis Ary Wibisono dengan tema “Cerdas Bermedia”. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya etika, literasi, dan tanggung jawab dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah.

“Etika, literasi, dan tanggung jawab dalam penggunaan media digital harus menjadi landasan utama bagi para daiyah,” jelasnya.

Materi transformasi digital juga disampaikan oleh Nadhifah, dosen UPDN sekaligus pengurus Bidang Dakwah, yang mengulas tentang Fondasi Keamanan Diri di Dunia Digital. Ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko siber serta perlindungan privasi saat berdakwah melalui platform digital.

“Fondasi keamanan diri di dunia digital serta bijak bermedia sosial merupakan bekal penting bagi para daiyah dalam berdakwah melalui platform digital saat ini,” ungkapnya.

Sebagai penguatan ideologis, pemateri dari PW Muslimat NU Jawa Timur, Lilik Nurkholidah, menegaskan peran strategis daiyah Muslimat NU dalam menghadirkan dakwah yang moderat, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Melalui pelatihan ini, PC Muslimat NU Kabupaten Nganjuk berharap dakwah Islam semakin semarak, tidak hanya melalui mimbar konvensional, tetapi juga mampu mewarnai ruang digital dan media sosial dengan konten dakwah yang positif, edukatif, serta menyejukkan masyarakat luas.