Gali Potensi Konten Kreator Muda, MGBK SMP Kabupaten Nganjuk Gelar Lomba Video Pendek Hardiknas
- 22-05-2026
Nganjuk, PING- Momentum Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 menjadi ajang kebanggaan tersendiri bagi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Nganjuk. Dalam pelaksanaan upacara peringatan HAB Kemenag yang digelar di Alun-Alun Brebek, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (3/1/2026), MIN 4 Nganjuk berhasil meraih berbagai prestasi membanggakan yang menyita perhatian ribuan peserta upacara.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 5 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MIN 4 Nganjuk menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian panjang dalam dunia pendidikan. Tanda kehormatan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Abdur Rohman.
Adapun penerima Satyalancana Karya Satya dengan masa pengabdian 20 tahun 6 bulan yaitu Husnul Hidayah, Athot Subutul Iman, Nur Hafidhoh, dan Misbahul Ummah. Sementara itu, Satyalancana Karya Satya dengan masa pengabdian 11 tahun 8 bulan diterima oleh Anin Nikmatur Rohmah. Penyematan tanda kehormatan ini disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta upacara sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para insan pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Tidak hanya berprestasi di bidang pengabdian, MIN 4 Nganjuk juga mencatatkan capaian luar biasa di bidang literasi. Melalui gerakan unggulan bertajuk “Go Literasi Maksi”, MIN 4 Nganjuk berhasil menembus level nasional dan diakui sebagai Role Model Perubahan Mindset. Prestasi tersebut semakin mengukuhkan komitmen madrasah dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis literasi.
Sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan tersebut, sebanyak delapan personel MIN 4 Nganjuk dikukuhkan sebagai Duta Literasi Kabupaten Nganjuk. Mereka adalah Erna Endrayanti, Nikmahtul Sholikah, Novie Agung Purbaya, Emir Eka Putra Rayesh, Moh. Ulil Abshor, Dewi Fatimah, Novia Elok Rahma Hayati, dan Indhira Isharurrahmah.
Kepala MIN 4 Nganjuk, Binti Rosyidah, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas berbagai capaian yang diraih. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata komitmen seluruh warga madrasah dalam membangun budaya kerja yang adaptif, kreatif, dan inovatif.
“MIN 4 Nganjuk terus berupaya menjadi ruang tumbuh bagi insan pendidikan yang berprestasi dan berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dunia pendidikan,” ujarnya.
Berbagai capaian tersebut semakin mengukuhkan peran MIN 4 Nganjuk sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam penguatan karakter dan nilai keagamaan, tetapi juga aktif mendorong transformasi pendidikan melalui budaya literasi dan inovasi berkelanjutan.