Mas Handy Kukuhkan 16 Juru Sembelih Halal Nganjuk
- 24-05-2026
Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk secara konsisten terus menggencarkan upaya percepatan penurunan angka stunting melalui berbagai program strategis yang menyentuh langsung masyarakat bawah.
Salah satu langkah nyata yang diambil adalah melalui penyaluran bantuan Susu Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) yang ditujukan bagi balita di wilayah Kecamatan Gondang. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Pendopo Kecamatan Gondang pada Selasa (6/1/2026) ini menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam melakukan intervensi gizi spesifik guna memastikan kesehatan anak-anak di tingkat pedesaan tetap terjaga dengan optimal.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, bersama jajaran penting lainnya seperti Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Nganjuk, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Gondang, hingga para Kepala Desa dan Ketua TP PKK Desa setempat. Kehadiran para pimpinan daerah ini sekaligus untuk memantau langsung kondisi 31 balita penerima manfaat yang berasal dari Desa Campur, Desa Senggowar, dan Desa Gondangkulon. Program ini tidak hanya sekadar pemberian bantuan fisik, namun juga menjadi momentum edukasi bagi orang tua mengenai pentingnya kecukupan nutrisi di masa pertumbuhan emas anak.

Dalam sambutan pembukanya, Camat Gondang Bayu Istas Sasongko menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian Pemerintah Kabupaten yang terjun langsung ke wilayahnya. Beliau menegaskan bahwa pemberian susu ini merupakan langkah konkret untuk mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.
“Harapannya, menuju Indonesia Emas 2045, generasi muda yang kelak menjadi pemimpin bangsa dapat tumbuh sebagai generasi yang sehat, cerdas, dan kuat. Jika fisiknya sehat, Insyaallah jiwanya juga sehat dan mampu memberi manfaat bagi sesama,” ujar Camat Bayu di hadapan para orang tua penerima manfaat. Ia juga berharap bantuan susu tersebut benar-benar menjadi pelengkap nutrisi yang mendukung tumbuh kembang anak sesuai standar kesehatan yang diharapkan.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro dalam arahannya memaparkan bahwa masalah stunting merupakan persoalan kompleks yang tidak bisa dilihat dari satu sisi saja. Ia menjelaskan bahwa kondisi ini merupakan hasil dari kombinasi berbagai faktor mulai dari genetik, pola asuh, kondisi ekonomi, hingga kecukupan nutrisi.
“Pemerintah hadir memfasilitasi tambahan nutrisi agar anak-anak kita terbebas dari stunting. Dengan bantuan susu ini, kami berharap status kesehatan balita semakin meningkat dan tumbuh lebih optimal,” ungkap Mas Handy sapaan akrabnya.
Menurutnya, perhatian pemerintah saat ini mencakup aspek yang luas, di mana kualitas sumber daya manusia sejak dini menjadi prioritas utama di samping pembangunan infrastruktur.

Lebih lanjut, Mas Handy menekankan bahwa pencegahan stunting harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir. Ia menyoroti pentingnya pendampingan kesehatan yang berkelanjutan, termasuk pemeriksaan kesehatan bagi para calon pengantin sebelum memasuki jenjang pernikahan. Upaya ini dinilai sangat penting untuk meminimalkan risiko faktor genetik dan memastikan bahwa setiap generasi mendatang di Kabupaten Nganjuk lahir dalam keadaan sehat dan tercukupi gizinya. Dengan pendekatan yang komprehensif ini, pemerintah berharap angka stunting dapat ditekan secara signifikan.
Sebagai penutup kegiatan, Mas Handy kembali mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan di Puskesmas, dan peran aktif masyarakat di desa. Keberhasilan dalam memerangi stunting tidak dapat dicapai tanpa kerja sama yang solid dari semua pihak.
Melalui penyaluran bantuan susu PKMK ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk optimis dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal, demi mewujudkan generasi yang unggul, kompetitif, dan sehat menyongsong masa depan bangsa yang lebih cerah.