#

Desa Sidokare Luncurkan Posyandu ILP, Perkuat Layanan Kesehatan Terpadu Tahun 2026

Nganjuk, PING- Pemerintah Desa Sidokare, Kecamatan Rejoso, mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di bidang kesehatan melalui peluncuran program Integrasi Layanan Primer (ILP). Kegiatan peluncuran tersebut dilaksanakan di Pendopo Kantor Desa Sidokare pada Kamis (8/1/2026).

Melalui program ILP, seluruh posyandu di Desa Sidokare kini bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan terpadu yang melayani masyarakat dari berbagai kelompok usia. Jika sebelumnya posyandu identik dengan layanan bagi lansia, ibu hamil, balita, dan remaja, kini konsep ILP menghadirkan pendekatan yang lebih menyeluruh dengan menekankan skrining kesehatan secara proaktif.

Sistem ILP menempatkan petugas kesehatan bersama kader posyandu tidak hanya menunggu warga yang sakit, tetapi juga aktif melakukan deteksi dini terhadap risiko kesehatan masyarakat. Meski demikian, terdapat sejumlah penyesuaian kegiatan akibat pengurangan anggaran Dana Desa yang difokuskan pada program Koperasi Desa Merah Putih.

Kepala Desa Sidokare, Imam Mashuri, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 terdapat beberapa kegiatan yang harus dipangkas porsinya karena kebijakan pemerintah terkait dana transfer desa, khususnya Dana Desa. Hal tersebut berdampak pada kegiatan posyandu remaja, terutama pada penganggaran Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

“Ada beberapa kegiatan yang kita kurangi porsinya seperti posyandu remaja. Kegiatan tetap kita laksanakan, tetapi PMT-nya belum bisa kita anggarkan. Sasaran posyandu remaja adalah usia sekolah SD dan SMP, sementara saat ini di sekolah sudah ada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah,” jelasnya.

Pelayanan Posyandu ILP Desa Sidokare dibagi dalam tiga klaster utama, yakni klaster ibu hamil dan bayi yang berfokus pada pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu, klaster lansia yang menitikberatkan pada skrining penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol, serta klaster usia lainnya sesuai kebutuhan layanan kesehatan dasar.

Salah satu peserta lansia, Ponimin, mengaku bersyukur dengan adanya Posyandu ILP. Menurutnya, layanan ini memberikan rasa aman dan kemudahan bagi warga lansia untuk memantau kondisi kesehatan secara rutin.

Dengan diterapkannya Posyandu ILP, Pemerintah Desa Sidokare berharap kualitas layanan kesehatan masyarakat semakin meningkat dan mampu mendorong terwujudnya masyarakat desa yang sehat dan sejahtera.