Gali Potensi Konten Kreator Muda, MGBK SMP Kabupaten Nganjuk Gelar Lomba Video Pendek Hardiknas
- 22-05-2026
Nganjuk, PING— Program Strategis Nasional Sekolah Rakyat resmi disosialisasikan kepada masyarakat Kabupaten Nganjuk dalam kegiatan sosialisasi dan doa bersama yang digelar di BPP Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang, Senin (12/1/2026). Sosialisasi ini menjadi langkah awal transparansi pembangunan sekaligus penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.
Kepala Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Strategis PU Provinsi Jawa Timur, Muhammad Akbar Ansori, menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Nganjuk merupakan bagian dari mandat nasional Kementerian PUPR untuk menghadirkan sarana pendidikan berkualitas yang berdampak langsung pada pemutusan rantai kemiskinan.
“Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai ekosistem pendidikan terpadu. Tidak hanya bangunan sekolah, tetapi juga asrama, rumah guru, fasilitas olahraga, dapur, hingga sistem pendukung lainnya. Semua disiapkan dengan standar teknis yang sama di seluruh Indonesia,” jelas Akbar.
Ia menyampaikan bahwa Satker Prasarana Strategis PU Provinsi Jawa Timur bertanggung jawab atas pembangunan Sekolah Rakyat di empat kabupaten, yakni Nganjuk, Madiun, Ngawi, dan Pacitan. Untuk Kabupaten Nganjuk, kontrak pembangunan telah ditandatangani pada 23 Desember 2025 dengan masa pelaksanaan 240 hari kalender hingga Agustus 2026.

“Kami ditargetkan pemerintah agar Sekolah Rakyat ini sudah dapat dimanfaatkan pada tahun ajaran baru 2026/2027. Oleh karena itu, seluruh tahapan pembangunan kami kawal ketat, termasuk masa uji fungsi (test commissioning) agar seluruh fasilitas benar-benar siap digunakan,” tegasnya.
Akbar juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar. Ia membuka peluang keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proses konstruksi sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi warga sekitar lokasi pembangunan.
“Kami meyakini di sekitar lokasi terdapat tenaga kerja yang memiliki keterampilan konstruksi. Melalui koordinasi dengan camat dan kepala desa, masyarakat dapat dilibatkan langsung dalam pembangunan ini,” ujarnya.
Selain itu, aspek lingkungan dan sosial turut menjadi perhatian. Pengelolaan dampak lingkungan, manajemen lalu lintas proyek, hingga penataan kawasan dilakukan secara terencana agar pembangunan tidak menimbulkan gangguan bagi warga sekitar.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri Wakil Bupati Bganjuk, Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Nganjuk beserta anggota, Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Perangkat Daerah terkait, Camat Gondang, kepala desa se-Kecamatan Gondang, tokoh masyarakat, kepala sekolah, warga sekitar lokasi, jajaran Dinas Sosial PPPA, serta kontraktor dan konsultan pelaksana.
Dengan adanya sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap masyarakat memahami tujuan, manfaat, serta tahapan pembangunan Sekolah Rakyat. Program ini diharapkan menjadi tonggak lahirnya pendidikan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Nganjuk. (CS/YS)