Mas Handy Kukuhkan 16 Juru Sembelih Halal Nganjuk
- 24-05-2026
Surabaya, PING– Pemerintah Kabupaten Nganjuk kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah regional. Inovasi unggulan bertajuk Omah Tandang (Rumah Talenta Digital Anjuk Ladang) sukses menembus jajaran elit Top 45 Inovasi Pelayanan Publik dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOVABLIK) Provinsi Jawa Timur Tahun 2025.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Hanis Ary Wibisono selaku perwakilan Pemkab Nganjuk dalam acara Penganugerahan KOVABLIK yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Jumat (12/12/2025). Capaian ini menjadi bukti konkret keseriusan Kabupaten Nganjuk dalam menggarap potensi ekonomi digital dan pengembangan sumber daya manusia.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh kepala daerah yang konsisten melahirkan terobosan baru. Menurutnya, di tahun 2025, birokrasi dituntut untuk tidak hanya bekerja cepat, tetapi juga tepat sasaran, terutama dalam isu pengentasan kemiskinan dan digitalisasi.

"Inovasi pelayanan publik bukan sekadar menggugurkan kewajiban atau mengejar penghargaan semata. Roh dari inovasi adalah kebermanfaatan yang berkelanjutan bagi masyarakat. Saya ucapkan selamat kepada peraih Top Inovasi Terpuji, semoga praktik baik ini bisa direplikasi dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan warga Jawa Timur," ujar Wakil Gubernur Jawa Timur di hadapan para bupati dan wali kota yang hadir.
Masuknya Omah Tandang ke dalam deretan Top 45 KOVABLIK bukanlah proses yang instan. Inovasi ini dinilai dewan juri sukses menjawab tantangan penyediaan lapangan kerja melalui pendekatan teknologi.
Omah Tandang berfungsi sebagai ekosistem digital yang menjembatani talenta lokal Nganjuk dengan pasar kerja global. Platform ini berperan ganda sebagai inkubator sekaligus wadah kolaborasi yang mempertemukan freelancer, pelaku industri kreatif, dan UMKM di Nganjuk, sehingga mampu membuka peluang ekonomi baru tanpa harus merantau ke kota besar.
Menanggapi raihan prestasi ini, Kepala Bappeda Kabupaten Nganjuk, Adam Muharto, menyatakan rasa syukurnya. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini adalah "bonus" dari kerja keras jajaran Pemkab Nganjuk khususnya tim Omah Tandang dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan adaptif.

"Alhamdulillah, masuknya Omah Tandang dalam Top 45 KOVABLIK Jatim 2025 ini merupakan pengakuan atas komitmen Pemkab Nganjuk dalam beradaptasi dengan disrupsi teknologi. Ini adalah wujud nyata upaya kita untuk menekan angka pengangguran terbuka melalui sektor ekonomi kreatif dan digital," ungkap Adam Muharto usai acara.
Menutup pernyataannya, Adam menyampaikan harapan agar capaian ini menjadi standar baru bagi kinerja pelayanan publik di Nganjuk.
"Penghargaan ini bukanlah garis finis, melainkan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Kami berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan, dan yang terpenting, semangat berinovasi ini dapat menular ke seluruh perangkat daerah di Nganjuk. Tujuannya satu, yaitu memberikan pelayanan yang prima, cepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat Nganjuk," pungkasnya.