Mas Handy Kukuhkan 16 Juru Sembelih Halal Nganjuk
- 24-05-2026
Nganjuk, PING - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nganjuk melalui Forum Relawan (FOREL) menyelenggarakan Latihan Gabungan (Latgab) Palang Merah Remaja (PMR) bagi perwakilan anggota tingkat Madya dan Wira se-Kabupaten Nganjuk, pada Senin (15/12/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PMI Nganjuk untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas anggota PMR di sekolah masing-masing.
Latgab PMR sesi pertama ini diikuti oleh 100 anggota PMR perwakilan dari berbagai sekolah dan dilaksanakan di Aula Markas PMI Kabupaten Nganjuk.
Para peserta Latgab menerima pembekalan intensif mengenai materi pertolongan pertama yang sering dibutuhkan dalam lingkungan sekolah, seperti penanganan Pendarahan, Pingsan, Patah tulang, Kondisi kegawatdaruratan lainnya.
Materi tersebut disampaikan langsung oleh fasilitator dari PMI Kabupaten Nganjuk yang telah memiliki kompetensi dan sertifikasi di bidang pertolongan pertama, memastikan pengetahuan yang diberikan sesuai dengan standar kepalangmerahan. Selain menerima materi teori, peserta juga langsung mempraktikkan keterampilan yang telah diajarkan, diikuti sesi evaluasi untuk mendapatkan umpan balik konstruktif dari fasilitator.
Ketua PMI Kabupaten Nganjuk, Lishandoyo menyampaikan bahwa Latgab PMR menjadi sarana pembinaan penting untuk meningkatkan keterampilan dasar serta kesiapsiagaan anggota PMR dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah.
"Latihan gabungan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas anggota PMR di sekolah masing-masing. Kami berharap, para peserta dapat menularkan dan menyosialisasikan pengetahuan yang diperoleh kepada anggota PMR lainnya di sekolah, mengingat mereka adalah perwakilan,” ujarnya.
Koordinator Forum Relawan sekaligus Ketua Panitia kegiatan, M. Chisma Daafiq Fassawa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI Kabupaten Nganjuk atas dukungan sarana. Ia juga berterima kasih kepada para kepala sekolah dan pembina PMR yang telah memberikan izin serta dukungan kepada siswa untuk berpartisipasi.
"Kegiatan Latihan Gabungan ini akan dilanjutkan pada sesi kedua bagi sekolah yang belum mengikuti sesi pertama. Rencananya akan dilaksanakan pada Januari 2026 dengan materi yang sama, yakni pertolongan pertama,” jelas M. Chisma.
Melalui kegiatan yang diinisiasi oleh FOREL ini, diharapkan relawan muda PMR di Nganjuk dapat menjadi garda terdepan dalam penanganan kegawatdaruratan ringan di lingkungan sekolah, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi komunitas mereka.