Mas Handy Kukuhkan 16 Juru Sembelih Halal Nganjuk
- 24-05-2026
Nganjuk, PING— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program GEMAR (Gerakan Ayah Mengambil Rapor) sebagai langkah strategis memperkuat peran keluarga, khususnya figur ayah, dalam proses pendidikan dan pengasuhan anak sejak dini.
Program GEMAR merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Nomor 14 Tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah. Melalui program ini, para ayah diimbau hadir langsung ke sekolah pada saat pengambilan rapor akhir semester, tidak sekadar sebagai formalitas, namun sebagai bentuk keterlibatan nyata dalam perjalanan pendidikan anak.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi bersama Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro menegaskan bahwa keterlibatan aktif ayah memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan emosional, pembentukan karakter, serta peningkatan rasa percaya diri anak. Ayah dipandang sebagai figur teladan yang berperan penting dalam memberikan motivasi, penguatan nilai, sekaligus menjadi penyeimbang pola asuh di dalam keluarga.
Melalui GEMAR, Pemkab Nganjuk mendorong terbangunnya sinergi yang lebih kuat antara orang tua dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengembangan karakter. Pola pengasuhan yang seimbang antara ayah dan ibu diyakini mampu melahirkan generasi yang tangguh, mandiri, serta memiliki integritas.
Pemkab Nganjuk juga mengajak seluruh ayah di wilayah Kabupaten Nganjuk untuk berpartisipasi aktif dan menyukseskan Gerakan Ayah Mengambil Rapor sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.
Dalam Surat Edaran tersebut dijelaskan bahwa sasaran GEMAR mencakup ayah yang memiliki anak pada jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah. Pelaksanaan gerakan ini dimulai pada Desember 2025 dengan menyesuaikan jadwal penerimaan rapor di masing-masing sekolah. Pemerintah juga memberikan dispensasi keterlambatan bagi ayah yang mengikuti program ini, sesuai ketentuan instansi atau tempat kerja masing-masing.
Sebagai bentuk apresiasi, Kemendukbangga/BKKBN melalui program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) akan memberikan penghargaan kepada sepuluh ayah terpilih yang mendokumentasikan keikutsertaannya melalui unggahan foto atau video di media sosial Instagram dengan tagar #GATI dan #sekolahbersamaayah.
Melalui GEMAR, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap kesadaran dan peran aktif ayah dalam pendidikan anak semakin meningkat, sehingga mampu menciptakan generasi masa depan yang berdaya saing, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.