Mas Handy Kukuhkan 16 Juru Sembelih Halal Nganjuk
- 24-05-2026
Nganjuk, PING– Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar Workshop dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 di Pendopo KRT Sosro Koesoemo, Senin (22/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis perempuan, khususnya ibu, dalam membangun ketahanan keluarga dan mencetak generasi unggul di era modern.
Workshop yang mengusung tema “Ibu Hebat, Anak Hebat: Strategi Parenting di Era Modern” tersebut dihadiri Bupati Nganjuk, Wakil Bupati Nganjuk, Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Ketua GOW Kabupaten Nganjuk, Ketua DPW Kabupaten Nganjuk, Istri Jajaran Forkopimda Nganjuk, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, organisasi perempuan, serta ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menegaskan bahwa ibu memiliki posisi yang sangat menentukan dalam keberhasilan keluarga dan masa depan bangsa. Menurutnya, kualitas generasi penerus tidak terlepas dari bagaimana seorang ibu menjalankan peran pengasuhan dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan keteladanan.
“Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Jika ibunya kuat, sabar, dan penuh kasih, maka anak-anaknya akan tumbuh dengan karakter yang baik dan mental yang tangguh,” ujarnya.

Bupati Marhaen juga mengingatkan bahwa tantangan kehidupan modern sering kali menempatkan ibu pada tekanan peran yang kompleks. Karena itu, ia mengajak para ibu untuk tidak mudah mengeluh, selalu bersyukur, dan mampu mengelola emosi dalam menghadapi berbagai persoalan rumah tangga maupun sosial.
“Masalah itu pasti ada, tetapi jangan dipikul terlalu lama. Ketika ibu mampu mengendalikan hati dan pikiran, suasana keluarga akan tetap harmonis,” tegas Kang Marhaen sapaan akrabnya.
Lebih lanjut, Kang Marhaen menekankan bahwa kesabaran dan ketulusan ibu dalam mendidik anak serta mendampingi keluarga merupakan bagian dari ibadah yang bernilai tinggi. Ia menyebut bahwa keberhasilan perempuan tidak selalu diukur dari jabatan atau materi, tetapi dari keberhasilan membentuk keluarga yang berakhlak dan berdaya.
“Bagi banyak ibu, kesabaran dan ketulusan dalam membesarkan serta membimbing anak menjadi salah satu jalan menuju keberkahan. Dari keluarga yang terbangun dengan baik, akan tumbuh generasi yang kokoh dan bangsa yang berdaya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Nganjuk, dr. Widhi Nastiti Trihandy, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan perempuan Indonesia. dr. Widhi menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu bukan hanya simbolik, tetapi menjadi pengingat atas kontribusi nyata perempuan dalam pembangunan bangsa.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan motivasi agar perempuan, khususnya ibu, mampu menginspirasi semua pihak serta menyadari pentingnya peran perempuan dalam kemajuan bangsa Indonesia,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap para ibu semakin percaya diri, berdaya, dan mampu menjadi sumber inspirasi dalam keluarga maupun masyarakat, sehingga peringatan Hari Ibu benar-benar bermakna sebagai penggerak kemajuan bangsa dari lingkup keluarga.