Gali Potensi Konten Kreator Muda, MGBK SMP Kabupaten Nganjuk Gelar Lomba Video Pendek Hardiknas
- 22-05-2026
Nganjuk, PING – Menindaklanjuti laporan masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk bergerak cepat melakukan normalisasi saluran sekunder Mbesuk di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kertosono, Kamis (22/1/2026).
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas aduan warga yang disampaikan melalui kanal pengaduan resmi SP4N-Lapor. Pemerintah daerah menilai laporan itu sebagai prioritas karena saluran Mbesuk memiliki peran penting bagi sistem drainase lingkungan sekaligus irigasi lahan pertanian di sekitarnya.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk melalui Kepala Bidang Pengairan, Rusdi Gunawan, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses normalisasi. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di lapangan merupakan bentuk komitmen dalam merespons aspirasi dan keluhan masyarakat terkait infrastruktur publik.
Dalam pelaksanaannya, Dinas PUPR berkoordinasi dengan Forkopimcam Kertosono serta Pemerintah Desa setempat. Sinergi lintas sektor ini dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan sosial.
Rusdi menjelaskan, sebelum pekerjaan dimulai, pihaknya telah melakukan survei teknis serta rapat koordinasi bersama camat dan kepala desa.
“Setelah koordinasi dilakukan, hari ini kami langsung bergerak melakukan normalisasi agar saluran kembali berfungsi secara optimal,” ujarnya.
Meski demikian, tim teknis di lapangan menghadapi sejumlah kendala, salah satunya keberadaan bangunan warga yang berdiri di atas saluran sekunder sehingga membatasi ruang kerja alat berat. Namun berkat pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik dengan warga, proses pembersihan tetap berjalan.
Petugas fokus mengangkat sedimen dan sampah yang menyumbat aliran air agar saluran tidak meluap ke badan jalan saat hujan deras.
Melalui kegiatan ini, diharapkan saluran Mbesuk kembali berfungsi maksimal dalam mendukung pengairan lahan pertanian.
“Dengan irigasi yang lancar, ketahanan pangan serta kesejahteraan petani di wilayah Kertosono dapat terus terjaga,” tambah Rusdi.
Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang aktif melaporkan permasalahan lingkungan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Nganjuk yang berkelanjutan.