#

Gali Potensi Konten Kreator Muda, MGBK SMP Kabupaten Nganjuk Gelar Lomba Video Pendek Hardiknas

Nganjuk, PING – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Nganjuk tahun ini dimeriahkan dengan cara yang kreatif dan kekinian. Bertempat di Aula SMP Negeri 2 Nganjuk, MGBK Kabupaten Nganjuk, menggandeng Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk menggelar lomba pembuatan video pendek tingkat SMP se-Kabupaten Nganjuk. Lomba dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026 dengan mengambil tema 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Langkah ini diambil sebagai ruang khusus di luar agenda rutin FLS2N dan O2SN untuk mewadahi minat, bakat, serta kreativitas digital generasi muda Kota Angin.

Shodiq Harianto S.Pd., Ketua MGBK Kabupaten Nganjuk mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Program Nasional penguatan karakter dan penghargaan bagi pengembangan karakter baik murid, juga sebagai sarana evaluasi dan refleksi atas penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang belum terlaksana secara mendalam di lingkungan sekolah. “Kami ingin mendorong murid untuk secara mandiri memvisualisasikan nilai karakter dalam bingkai kependidikan yang nyata,” ungkapnya kepada PING.

Kompetisi ini disambut antusias oleh puluhan sekolah, di mana tercatat sebanyak 52 kelompok pelajar dari kelas 7 dan kelas 8 unjuk gigi dengan didampingi oleh guru pembimbing mereka masing-masing. Dalam ajang ini, para sineas muda tersebut ditantang untuk meramu gagasan visual yang edukatif ke dalam sebuah video pendek berdurasi 5 hingga 7 menit. Adapun tema besar yang diangkat adalah "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat", sebuah tema yang diharapkan mampu menginspirasi pembentukan karakter positif bagi sesama pelajar.

Puguh Harnoto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas di sepanjang perlombaan. Kehadiran dewan juri yang kompeten, termasuk perwakilan profesional dan Dinas Komunikasi dan Informatika, diharapkan mampu memberikan penilaian yang objektif. Panitia juga menegaskan bahwa tidak ada dikotomi atau perbedaan kasta antara sekolah yang berada di wilayah pinggiran maupun di pusat kota. Semua peserta berdiri setara sebagai "Anak Nganjuk" yang memiliki potensi luar biasa untuk bersaing secara sehat.

Menariknya, kompetisi ini tidak sekadar mencari pemenang lalu selesai begitu saja. Pihak penyelenggara telah menyiapkan skema apresiasi dan publikasi yang masif bagi para pemenang. Melalui kerja sama lintas sektor dengan Dinas Kominfo Kabupaten Nganjuk, karya video dari Juara 1, 2, dan 3 nantinya akan ditayangkan secara luas di videotron-videotron strategis milik Pemkab Nganjuk, seperti yang berada di kawasan Gatot Subroto dan Lengkong, agar bisa dinikmati oleh masyarakat umum yang melintas.

Tidak berhenti di situ, kolaborasi strategis juga dibangun bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Nganjuk. Seluruh video karya pemenang akan diabadikan ke dalam arsip resmi daerah sebagai bukti rekam jejak digital prestasi anak bangsa. Selain itu, karya-karya hebat ini juga akan diputar secara berkala di studio Dinas Arpus, memberikan pengalaman menonton yang eksklusif layaknya di bioskop bagi para pengunjung perpustakaan daerah.