#

Hadiri Dies Natalis ke-43 SMPN 1 Ngetos, Bupati Marhaen Tekankan Pendidikan Karakter & Mental Juara

Nganjuk, PING – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menghadiri peringatan Dies Natalis ke-43 SMP Negeri 1 Ngetos yang dirangkai dengan Gelar Karya Kokurikuler, Kamis (29/1/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Pameran Seni Rupa dengan Referensi Visual dan Pemanfaatan Digital” sebagai wujud kreativitas serta adaptasi dunia pendidikan terhadap perkembangan teknologi.

Kemeriahan acara ditandai dengan pelepasan balon ke udara serta pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Bupati Nganjuk yang akrab disapa Kang Marhaen. Berbagai karya seni siswa turut dipamerkan, mencerminkan potensi dan inovasi peserta didik SMPN 1 Ngetos.

Dalam sambutannya, Kang Marhaen menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci utama kemajuan daerah. Ia mencontohkan negara-negara maju seperti Singapura yang mampu berkembang pesat karena fokus pada kualitas SDM.

“Saya kepingin betul-betul anak-anak ini jadi anak-anak yang tangguh, anak-anak yang mental juara tanpa melihat latar belakangnya. Latar belakang itu variabel yang ke-50 menurut saya,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, percaya diri, dan berdaya saing. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini.

Kang Marhaen juga mengingatkan para guru dan kepala sekolah agar mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, adaptif, dan sesuai dengan karakter peserta didik. Metode pembelajaran, lanjutnya, harus menyesuaikan siapa yang diajar agar anak merasa bahagia dan nyaman dalam proses belajar.

“Guru dan kepala sekolah itu adalah profesi, bukan sekadar pekerjaan. Maka yang ditonjolkan adalah bagaimana mendidik anak-anak dengan cinta kasih, bukan semata-mata orientasi materi,” tegasnya.

Selain itu, Kang Marhaen menekankan pentingnya menjaga integritas di lingkungan pendidikan. Ia secara tegas melarang adanya pungutan liar atau tarikan dalam bentuk apa pun kepada siswa. Pendidikan, menurutnya, harus menjadi ruang yang bersih, aman, dan adil bagi seluruh anak.

Dalam konteks pembentukan karakter, Kanh Marhaen juga mendorong penguatan kegiatan kepramukaan dan aktivitas pembinaan kemandirian. Ia menyebut pentingnya melatih anak hidup sederhana, mandiri, dan tidak selalu bergantung pada kenyamanan.

Lebih jauh, Bupati mengajak para pendidik untuk membangun energi positif, baik di lingkungan sekolah maupun dari rumah, serta menghindari penggunaan bahasa negatif yang dapat menghambat tumbuhnya rasa percaya diri siswa.

“Mimpi saya, anak-anak Nganjuk ke depan menjadi anak-anak yang hebat. Bisa jadi dari SMP Negeri 1 Ngetos ada yang kelak menjadi bupati, gubernur, menteri, bahkan presiden,” pungkasnya.

Di sela kegiatan, Bupati Marhaen juga merespons aspirasi siswa terkait kondisi infrastruktur jalan yang rusak. Ia meminta agar segera didokumentasikan dan dilaporkan supaya dapat ditindaklanjuti dengan cepat oleh perangkat daerah terkait.