Gali Potensi Konten Kreator Muda, MGBK SMP Kabupaten Nganjuk Gelar Lomba Video Pendek Hardiknas
- 22-05-2026
Surabaya, PING- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) digital.
Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nganjuk, Subani pada Forum Perangkat Daerah Talenta Digital Jatim Mendunia yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Jumat (30/1/2026) di Gedung Grahadi Pemprov Jatim.
Forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas digital, pesantren, serta sektor swasta dalam membangun ekosistem talenta digital yang berdaya saing global.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, dalam laporannya menyampaikan bahwa transformasi digital di Jawa Timur menunjukkan kemajuan yang signifikan.
“Birokrasi Jawa Timur terus bertransformasi secara digital. Pelayanan publik kita saat ini telah berbasis digital dengan capaian Indeks SPBE Provinsi Jawa Timur sebesar 4,79, meningkat dari sebelumnya 3,46 dan sejajar dengan Kementerian Komunikasi dan Digital RI,” ungkap Adhy Karyono.
Ia juga menambahkan bahwa Indeks Satu Data Jawa Timur mencapai 90,13 dan Indeks Pembangunan Digital Indonesia (INDI) berada pada angka 49,17, yang mencerminkan kesiapan Jawa Timur menuju pemerintahan digital yang matang dan terintegrasi.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi digital harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
“Digitalisasi bukan memindahkan orang dari satu loket ke loket lain, tetapi membangun ekosistem layanan di mana dokumen yang bergerak secara digital. Jawa Timur berkomitmen memperkuat satu data, layanan publik digital, serta ekosistem yang efisien dan transparan,” tegas Gubernur Jawa Timur.
Gubernur juga menyampaikan berbagai capaian Jawa Timur, di antaranya peringkat pertama Indeks Satu Data Indonesia, predikat indeks pelayanan publik tertinggi nasional dari Kementerian PAN-RB, serta inovasi digital yang berdampak pada rendahnya tingkat pengangguran di Jawa Timur.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid dalam keynote speech menekankan bahwa pengembangan talenta digital merupakan agenda strategis nasional di tengah pesatnya perkembangan teknologi global.
“Dalam satu dekade terakhir, perkembangan teknologi digital sangat cepat, didorong oleh kecerdasan artifisial, komputasi awan, hingga keamanan siber. Karena itu, pengembangan talenta digital menjadi program strategis nasional,” ujar Menteri Komunikasi dan Digital RI.
Ia juga menilai Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan fondasi transformasi digital yang kuat.
“Jawa Timur memiliki ekosistem yang sangat baik karena melibatkan pemerintah daerah, akademisi, pesantren, dunia usaha, hingga sektor kesehatan. Kolaborasi inilah yang menjadi kunci keberhasilan transformasi digital,” tambahnya.
Menteri Komdigi RI menyebutkan bahwa secara nasional Indonesia membutuhkan sekitar 12 juta talenta digital pada tahun 2030, dan Jawa Timur dengan jumlah penduduk sekitar 42 juta jiwa memiliki peran strategis dalam mendukung agenda tersebut.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nganjuk, Subani menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam forum ini menjadi bagian dari upaya daerah untuk menyelaraskan kebijakan dan program pengembangan talenta digital dengan arah pembangunan nasional dan provinsi. Hasil forum ini diharapkan dapat memperkuat peningkatan kompetensi ASN, literasi digital masyarakat, serta pengembangan inovasi layanan publik berbasis digital di Kabupaten Nganjuk.
Melalui kehadiran dalam Forum Talenta Digital Jatim Mendunia, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan dinamika teknologi, membangun SDM unggul, serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang modern,inklusif, dan berdaya saing.