#

Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk Siap Laksanakan Vaksinasi PMK Tahap I Tahun 2026 di 20 Kecamatan

Nganjuk, PING-Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Nganjuk melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan siap melaksanakan program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap I tahun 2026. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Bidang Perternakan dan Kesehatan Hewan, Ery Cahyono, Senin (2/2/2026).

"Pada tahap awal ini, Kabupaten Nganjuk mendapatkan alokasi sebanyak 300 botol vaksin PMK atau setara dengan 7.500 dosis vaksin yang akan didistribusikan dan diberikan kepada ternak di 20 kecamatan," ujar Ery.

Program vaksinasi ini merupakan program nasional melalui Kementrian Pertanian Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan dan tindak lanjut arahan dari Dinas Peternakan Jawa Timur dalam rangka percepatan pengendalian dan penanggulangan PMK di wilayah kabupaten/kota.

"PMK diketahui sebagai penyakit hewan menular akut yang menyerang sapi, kerbau, kambing, domba, dan babi dengan tingkat penularan yang sangat tinggi, mencapai 90–100 persen, serta berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi yang besar bagi peternak," imbuhnya.

Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, Ery menjelaskan Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk akan melaksanakan pelayanan kesehatan hewan secara terpadu melalui kegiatan pengobatan dan vaksinasi PMK. 

Selanjutnya, langkah awal yang dilakukan adalah segera membentuk Tim Pelayanan Kesehatan Hewan, yang terdiri dari dokter hewan, paramedik veteriner, petugas handling ternak dan desinfeksi, serta petugas pencatat dan pelapor melalui sistem iSIKHNAS.

Selain itu, tambah Ery, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan KODIM dan POLRES guna mendukung kelancaran pelaksanaan vaksinasi di lapangan. 

"Peran Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) akan lebih dioptimalkan dengan menjalin koordinasi bersama kecamatan, pemerintah desa, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam kegiatan sosialisasi dan pelaksanaan vaksinasi PMK kepada para peternak," pungkasnya.

Melalui sinergi lintas sektor dan dukungan seluruh pihak, diharapkan program vaksinasi PMK tahun 2026 dapat berjalan efektif, menekan penyebaran penyakit, serta melindungi kesehatan ternak dan keberlanjutan usaha peternakan di Kabupaten Nganjuk.