Gali Potensi Konten Kreator Muda, MGBK SMP Kabupaten Nganjuk Gelar Lomba Video Pendek Hardiknas
- 22-05-2026
Nganjuk, PING– Keceriaan terpancar dari wajah puluhan siswa saat Gugus PAUD VII Kecamatan Nganjuk menggelar kunjungan belajar ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk pada Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini dirancang khusus untuk mengenalkan profesi petugas kebencanaan sekaligus memberikan edukasi mitigasi bencana kepada anak-anak usia dini melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pendidikan karakter untuk mengenalkan peran vital para pejuang kemanusiaan di lapangan. Melalui pengalaman langsung ini, para siswa diajak melihat berbagai peralatan operasional seperti mobil pemadam, perahu karet, hingga perlengkapan evakuasi, guna menumbuhkan pemahaman awal mengenai kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nganjuk, Sutomo, menyampaikan bahwa pengenalan kebencanaan pada anak usia dini memiliki manfaat yang sangat penting dalam membangun kesadaran dan sikap siaga sejak awal. Ia menekankan bahwa edukasi kebencanaan bagi anak-anak harus dikemas dengan bahasa yang ringan agar mudah diserap tanpa memicu trauma atau rasa takut.
"Anak-anak perlu dikenalkan tentang bencana dengan cara yang sederhana dan ramah anak, agar tumbuh rasa waspada, tidak panik, serta memahami langkah dasar penyelamatan diri. Melalui simulasi kecil dan pengenalan alat, mereka jadi tahu bahwa petugas BPBD adalah sahabat yang siap menolong dalam kondisi sulit," tuturnya.
Lebih lanjut, Sutomo menegaskan bahwa investasi terbaik dalam mitigasi bencana adalah melalui jalur pendidikan. Menurutnya, pemahaman yang ditanamkan sejak bangku PAUD akan membentuk pola pikir yang tangguh dan responsif saat mereka dewasa kelak, sehingga budaya sadar bencana dapat benar-benar meresap ke seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Nganjuk.

"Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki mentalitas tangguh bencana. Ketika sejak kecil mereka sudah terbiasa melihat prosedur keselamatan, maka sikap tanggap itu akan terbawa hingga dewasa. Inilah pondasi penting bagi Nganjuk dalam menghadapi potensi bencana di masa depan," tambahnya saat mendampingi para siswa di lokasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara instansi pemerintah dan lembaga pendidikan terus menguat, guna mewujudkan generasi masa depan yang tangguh serta memperkokoh budaya sadar bencana di wilayah Kabupaten Nganjuk secara berkelanjutan.