#

Waspada Virus Nipah, Masyarakat Diminta Disiplin Terapkan PHBS

Nganjuk, PING – Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Penyakit Virus Nipah (NiV). Penyakit ini merupakan zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia dengan risiko fatalitas yang cukup tinggi, terutama karena hingga saat ini belum ditemukan obat maupun vaksin spesifik untuk mengatasinya.

Berdasarkan data kesehatan, virus ini umumnya berawal dari kelelawar buah yang mengontaminasi buah-buahan atau pohon nira. Penularan ke manusia dapat terjadi melalui beberapa jalur:

  • Konsumsi Langsung: Memakan buah yang terkontaminasi air liur atau urine kelelawar terinfeksi.
  • Kontak Hewan: Melalui kontak dengan hewan perantara seperti babi yang telah terinfeksi.
  • Kontak Manusia: Penularan antar-manusia melalui cairan tubuh pasien yang terinfeksi.

Gejala awal Virus Nipah seringkali menyerupai flu biasa, namun dapat berkembang menjadi kondisi yang mematikan. Gejala yang harus diwaspadai meliputi:

  • Demam dan Sakit Kepala hebat.
  • Nyeri Otot dan Sakit Tenggorokan.
  • Muntah.
  • Kasus Berat: Dapat menyebabkan penurunan kesadaran (koma) hingga peradangan otak (ensefalitis).

Menanggapi risiko ini, dr. Tien Farida Yani selaku Kepala Dinas Kesehatan Nganjuk menekankan pentingnya respons cepat dan kewaspadaan kolektif.

"Karena belum adanya vaksin dan pengobatan definitif, maka disiplin dalam pencegahan adalah pertahanan terkuat kita. Jangan meremehkan gejala awal yang muncul, terutama jika ada riwayat kontak dengan hewan atau konsumsi buah yang tidak higienis. Deteksi dini sangat krusial untuk mencegah penyebaran yang lebih luas di masyarakat," terang dr. Tien.

Mengingat sifatnya yang berbahaya, pencegahan menjadi harga mati. Berikut adalah panduan aman bagi masyarakat:

  • Kebersihan Pangan: Selalu cuci dan kupas buah secara menyeluruh sebelum dimakan. Hindari membuang atau mengonsumsi buah yang terdapat bekas gigitan hewan.
  • Hindari Nira Mentah: Jangan mengonsumsi air nira/aren langsung dari pohon tanpa melalui proses pemanasan.
  • Pengolahan Daging: Pastikan memasak daging hingga benar-benar matang sempurna.
  • Perlindungan Diri: Bagi petugas pemotong hewan atau peternak, wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
  • PHBS: Selalu terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, seperti rutin mencuci tangan dengan sabun.

Ancaman Virus Nipah nyata, namun dengan kewaspadaan dan edukasi yang tepat, kita bisa memutus rantai penyebarannya. Mari lindungi diri dan lingkungan sekarang juga.