#

GenRe Roadshow di SMKN 1 Tanjunganom, Wabup Nganjuk Tekankan Bahaya Pergaulan Bebas

Nganjuk, PING – Upaya membentengi generasi muda dari berbagai risiko sosial terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui pendekatan edukatif dan dialog langsung dengan pelajar. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan Roadshow Duta Generasi Berencana (GenRe) yang digelar di Aula SMK Negeri 1 Tanjunganom, dengan menghadirkan narasumber Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, untuk memberikan pembekalan kepada ratusan siswa siswi.

Kegiatan yang menjadi bagian dari penguatan karakter remaja menuju Indonesia Emas 2045 ini dihadiri Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Nganjuk, Anggota Komisi IV DPRD Nganjuk, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten Nganjuk, Kepala Dinas PPKB Nganjuk, Forkopimcam Tanjunganom, Kepala SMKN 1 Tanjunganom beserta Dewan Guru, dan undangan lainnya.

Dalam arahannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Mas Handy itu menyampaikan bahwa masa remaja merupakan periode krusial yang akan menentukan kualitas masa depan seseorang. Menurutnya, besarnya potensi yang dimiliki remaja harus diimbangi dengan kemampuan mengendalikan diri agar tidak terjerumus pada perilaku menyimpang.

“Remaja itu energinya besar, mimpinya besar, tapi kalau tidak dibarengi dengan kontrol diri, justru bisa membawa ke masalah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mas Handy juga menyoroti masih adanya fenomena pergaulan bebas di kalangan pelajar yang berdampak serius, salah satunya meningkatnya kasus pernikahan dini. Dirinya mengungkapkan data yang menjadi perhatian pemerintah daerah, yakni sekitar 100 pelajar di Kabupaten Nganjuk tercatat hamil di luar nikah.

“Seratus ini hamil di luar nikah. Jadi yang nikah dini hampir sebagian besarnya bukan karena sama-sama siap menikah, tapi karena kebablasan,” tegasnya di hadapan para siswa.

Menurutnya, pernikahan dini sering kali memaksa remaja berhenti sekolah karena belum siap secara mental, emosional, maupun ekonomi. Kondisi tersebut, lanjut Mas Handy, berpotensi memutus kesempatan generasi muda untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Mas Handy mengajak para siswa agar berani bermimpi sekaligus menyusun perencanaan hidup secara realistis. Ia menekankan pentingnya memiliki lebih dari satu rencana agar mampu bangkit ketika menghadapi kegagalan.

“Kalau rencana pertama tidak jalan, jangan langsung marah atau putus asa. Otak harus langsung berpikir ke rencana kedua, ketiga, bahkan sampai plan Z,” jelasnya.

Suasana kegiatan semakin hidup saat Wakil Bupati berdialog langsung dengan sejumlah siswa mengenai cita-cita mereka lima tahun ke depan. Ia mengapresiasi siswa yang berani menyampaikan mimpi dan menegaskan bahwa keberhasilan setiap orang memiliki waktu yang berbeda. “Jangan minder melihat teman kalian lebih cepat sukses. Setiap orang punya time zone masing-masing,” ujarnya.

Menutup sesi pembekalan, Mas Handy membagikan pengalaman perjalanan hidupnya hingga dipercaya menjadi Wakil Bupati Nganjuk di usia muda. Ia berpesan agar para siswa selalu menghargai orang-orang di sekitar mereka dan tidak meremehkan siapa pun.

“Jangan pernah meremehkan orang terdekat atau orang sekitar kalian. Kalian tidak pernah tahu, suatu saat justru mereka bisa melangkah lebih jauh dari kita,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Roadshow Duta GenRe ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap pelajar semakin memahami pentingnya menjaga pergaulan, merencanakan masa depan, serta membangun karakter tangguh sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.