Gali Potensi Konten Kreator Muda, MGBK SMP Kabupaten Nganjuk Gelar Lomba Video Pendek Hardiknas
- 22-05-2026
Nganjuk, PING— Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Rapat Anjuk Ladang Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Selasa (13/1/2026). Rapat ini dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Nganjuk, Perwakilan Kodim 0810/Nganjuk, Kepala OPD terkait, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Nganjuk, Camat se Kabupaten Nganjuk, serta undangan terkait sebagai upaya memperkuat koordinasi dan efektivitas pelaksanaan program strategis nasional tersebut.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Nganjuk, Judi Ernanto, menegaskan bahwa pelaksanaan Program MBG di Nganjuk berjalan dalam kondisi aman dan terkendali berkat kolaborasi seluruh pihak. Ia menekankan bahwa penguatan sinkronisasi data menjadi kunci agar program semakin tepat sasaran.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Nganjuk berjalan dengan baik dan kondusif. Ini hasil kerja sama semua pihak, dan ke depan sinkronisasi data harus terus kita perkuat,” tegas Judi Ernanto.

Dari aspek kesehatan, I Ketut Wijayadi, perwakilan Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, menyampaikan bahwa kesiapan SPPG terus mengalami peningkatan, baik dari sisi administrasi maupun standar kesehatan. Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi relawan dalam pelatihan.
“Antusiasme relawan sangat luar biasa, hampir 100 persen mengikuti pelatihan. Ini menjadi modal penting untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan dalam Program MBG,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk, Suhartatik Kundariana, menjelaskan bahwa pihaknya berperan aktif dalam pendataan dan validasi sasaran penerima manfaat, khususnya kelompok 3B. Hingga saat ini, pelaksanaan MBG untuk kelompok tersebut telah berjalan di enam kecamatan.
“Pendataan sasaran 3B terus kami lakukan dan perbarui secara berkala. Saat ini enam kecamatan sudah melaksanakan MBG dan berjalan dengan baik, tinggal kita pastikan datanya selalu mutakhir,” ungkap Suhartatik.

Dari sisi operasional lapangan, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Nganjuk, Rita, menegaskan bahwa pengaturan kuota dan sasaran dilakukan secara bertahap dan terukur seiring bertambahnya SPPG yang beroperasi.
“Kami mengatur kuota layanan setiap SPPG secara proporsional. Penyesuaian sasaran akan terus kami lakukan seiring bertambahnya SPPG, agar manfaat MBG bisa menjangkau lebih luas dan merata,” jelasnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, tata kelola data, serta kesiapan layanan, sehingga Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. (CS/YS)