#

Gelorakan Gerakan Indonesia ASRI, Kang Marhaen dan Mas Handy Pimpin Kerja Bakti di Desa Campur

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk secara serentak melaksanakan KURVE – Gerakan Kerja Bakti Serentak se-Kabupaten Nganjuk pada Rabu (18/2/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Campur, Kecamatan Gondang ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Presiden RI untuk mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Nganjuk didampingi Wakil Bupati Nganjuk, Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Ketua GOW Kabupaten Nganjuk, serta jajaran Forkopimda yang hadir dengan formasi lengkap, mulai dari Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, Kapolres, hingga Kasdim. Turut hadir pula Sekretaris Daerah, jajaran Kepala OPD, Forpimcam Gondang, Ketua TP PKK Kecamatan Gondang, Kepala Desa Campur, personel TNI-Polri, ASN, pelajar, hingga masyarakat sekitar.

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen ini menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk membangun kecintaan terhadap lingkungan.

“Hari ini kita menjalankan instruksi Presiden melalui program Indonesia ASRI. Jika Nganjuk kita jaga, Nganjuk bersih, maka Indonesia juga akan menjadi asri. Kita harus mencintai lingkungan, karena ketika kita cinta lingkungan, lingkungan juga akan menjaga kita,” ujar Kang Marhaen di hadapan warga Desa Campur.

Dirinya juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam melalui penanaman pohon. Kang Marhaen memberikan instruksi tegas kepada jajaran terkait agar tidak sembarang menebang pohon tanpa ada penggantian.

“Kerja bakti ini harus menjadi gerakan bersama. Tidak hanya ASN, TNI, Polri, atau perangkat desa, tetapi juga masyarakat, anak sekolah, hingga RT dan RW. Lingkungan yang bersih akan menciptakan rasa aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga,” tambahnya.

Selain masalah kebersihan, Kang Marhaen juga menyoroti infrastruktur. Dirinya meminta Camat dan Kepala Desa untuk aktif melaporkan titik-titik jalan berlubang maupun saluran air yang membutuhkan normalisasi agar segera ditangani oleh Unit Reaksi Cepat (URC).

Di akhir arahannya, Bupati juga mengajak masyarakat untuk saling menjaga toleransi antarumat beragama, terutama menjelang memasuki bulan Ramadan, guna memastikan Kabupaten Nganjuk tetap kondusif.

Setelah memberikan sambutan, Bupati Nganjuk bersama jajaran juga melakukan penanaman pohon sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Penanaman ini diharapkan dapat mengurangi risiko bencana lingkungan sekaligus memperindah kawasan permukiman. (AR/BG/CS)