Gali Potensi Konten Kreator Muda, MGBK SMP Kabupaten Nganjuk Gelar Lomba Video Pendek Hardiknas
- 22-05-2026
Nganjuk, PING— Pemerintah Kabupaten Nganjuk mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah bulan Februari 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara daring, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dari Ruang Rapat Planning Center Bappeda Kabupaten Nganjuk dan diikuti oleh Wakil Bupati Nganjuk beserta jajaran perangkat daerah lintas sektor yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Rakor tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta mengendalikan laju inflasi. Dalam forum ini, pemerintah pusat memaparkan perkembangan inflasi nasional hingga minggu ketiga Februari 2026 berdasarkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).
Sejumlah komoditas strategis dilaporkan mengalami kenaikan harga cukup signifikan di berbagai daerah, terutama cabai rawit, daging ayam ras, cabai merah, serta beras. Kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kondisi cuaca, distribusi pasokan, pergeseran pola tanam, serta meningkatnya permintaan masyarakat menjelang bulan Ramadhan.

Pemerintah pusat menekankan agar pemerintah daerah lebih fokus pada komoditas yang mengalami tekanan harga, bukan pada komoditas yang relatif stabil. Selain itu, seluruh daerah diminta menjadikan data resmi BPS sebagai satu-satunya rujukan harga, guna menghindari perbedaan data yang dapat berdampak pada ketidaktepatan kebijakan pengendalian inflasi.
Dalam rakor tersebut juga ditekankan pentingnya langkah konkret di tingkat daerah, seperti intensifikasi pemantauan harga di pasar, pengawasan rantai distribusi, pelaksanaan operasi pasar murah, serta penguatan koordinasi antarperangkat daerah. Langkah-langkah ini dinilai krusial untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Melalui partisipasi aktif dalam rakor ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dengan langkah strategis dan terukur. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga inflasi daerah tetap terkendali, melindungi daya beli masyarakat, serta mendukung stabilitas perekonomian daerah secara berkelanjutan.