Gali Potensi Konten Kreator Muda, MGBK SMP Kabupaten Nganjuk Gelar Lomba Video Pendek Hardiknas
- 22-05-2026
Nganjuk, PING — Semangat kepedulian sosial di bulan suci Ramadan turut mewarnai penyaluran bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Sambikenceng, Desa Katerban, Kecamatan Baron, Jumat, (27/2/2026). Bantuan tersebut diberikan kepada Suyatmi (62), seorang petani yang selama ini menempati rumah dengan kondisi terbatas dan membutuhkan perbaikan mendasar agar lebih aman dan layak dihuni.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Nganjuk bersama Ketua TP PKK Nganjuk, didampingi Kepala Dinas Perkim, Camat Baron, Kepala Desa Katerban dan perangkat desa, serta BAZNAS Nganjuk.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nganjuk Kang Marhaen menegaskan bahwa program Rehab RTLH merupakan bentuk kehadiran nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu.

“Pemerintah daerah terus ikut serta meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama melalui program bedah rumah. Kita tidak berjalan sendiri, tetapi bersama BAZNAS, CSR, dan dukungan pihak lain. Selama masih ada rumah yang tidak layak huni, itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegas Kang Marhaen.
Kang Marhaen juga menambahkan bahwa momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Ia berharap program Rehab RTLH di Desa Katerban dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi penerima manfaat, sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan kesejahteraan harus dimulai dari kebutuhan paling dasar, yaitu hunian yang layak.
Untuk diketahui, di Desa Katerban bantuan rehab RTLH senilai Rp15 juta disalurkan guna mendukung perbaikan bagian rumah yang paling mendesak, mulai dari struktur bangunan hingga aspek kenyamanan dan kesehatan.

Pemkab Nganjuk menegaskan bahwa program RTLH tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari strategi pembangunan kesejahteraan yang terintegrasi. Sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, perangkat wilayah, dan potensi dukungan dunia usaha akan terus diperkuat agar cakupan penerima manfaat semakin luas, khususnya bagi warga lanjut usia dan kelompok rentan.
Melalui pendekatan kolaboratif dan pendampingan berkelanjutan di lapangan, Pemkab Nganjuk optimistis program Rehab RTLH di Desa Katerban dan wilayah lain dapat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan hunian yang layak, sehat, dan bermartabat bagi seluruh masyarakat. (AR/BG/CS/YS)