Gali Potensi Konten Kreator Muda, MGBK SMP Kabupaten Nganjuk Gelar Lomba Video Pendek Hardiknas
- 22-05-2026
Nganjuk, PING - Selain meninjau kondisi hunian warga, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di ruas jalan sekitar Pasar Sambikenceng, Desa Katerban, Kecamatan Baron, Jumat (27/2/2026). Langkah ini diambil menyusul keluhan masyarakat terkait genangan air yang sering terjadi di kawasan pasar saat intensitas hujan tinggi.
Dalam sidak tersebut, Kang Marhaen menemukan dua faktor utama penyebab banjir. Pertama, posisi bangunan rumah warga saat ini rata-rata lebih tinggi dibandingkan saluran drainase. Kedua, ditemukan masih banyaknya tumpukan sampah yang dibuang sembarangan ke dalam selokan, sehingga menyumbat aliran air.

Sebagai langkah awal penanganan, Kang Marhaen mengimbau warga dan pemilik bangunan di sepanjang kawasan Pasar Sambikenceng untuk berpartisipasi aktif dengan menyediakan bak kontrol di depan rumah atau bangunan masing-masing. Bak kontrol dinilai penting sebagai titik pemantauan dan pembersihan sedimen maupun sampah yang mengendap di saluran drainase.
Menurutnya, keberadaan bak kontrol akan memudahkan proses perawatan rutin serta mempercepat penanganan apabila terjadi penyumbatan. Ia juga menekankan perlunya koordinasi yang intens antara pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat agar persoalan drainase tidak terus berulang.
“Kami minta tolong Pak Camat, Pak Lurah beserta jajarannya untuk ikut membantu dan mengawal di lapangan. Kalau ada kekurangan, bisa segera dikomunikasikan agar cepat dicarikan solusi,” ujar Kang Marhaen.
Terkait kebersihan lingkungan, Kang Marhaen menyayangkan masih rendahnya kesadaran sebagian warga dalam menjaga fungsi selokan. Ia menegaskan bahwa saluran air tidak boleh dijadikan tempat pembuangan sampah karena berdampak langsung pada banjir dan terganggunya aktivitas ekonomi di kawasan pasar.
Kang Marhaen meminta dinas terkait bersama perangkat desa untuk lebih masif melakukan sosialisasi kebersihan lingkungan, sekaligus mendorong keterlibatan pedagang dan warga sekitar dalam menjaga drainase tetap bersih dan berfungsi sebagaimana mestinya.

“Jangan sampai di Nganjuk ada fasilitas umum yang tidak layak. Kalau ada masalah, segera laporkan ke dinas terkait. Dan kalau sifatnya darurat, emergency, bisa langsung menghubungi saya,” tegasnya.
Melalui sidak ini, Pemkab Nganjuk berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat Pasar Sambikenceng untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan kondisi drainase. Dengan sinergi antara pemerintah dan warga, genangan banjir yang selama ini mengganggu aktivitas perdagangan diharapkan dapat diminimalisasi secara berkelanjutan. (AR/BG/CS/YS)