Gali Potensi Konten Kreator Muda, MGBK SMP Kabupaten Nganjuk Gelar Lomba Video Pendek Hardiknas
- 22-05-2026
Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menunjukkan gerak cepat dalam membenahi infrastruktur daerah. Melalui tim Unit Reaksi Cepat Perbaikan Jalan (URC PJ), dua ruas jalan strategis di Kecamatan Prambon kini telah rampung diperbaiki pada Jumat (27/02/2026).
Kedua akses tersebut adalah ruas Jetis–Watudandang dan Watudandang–Gondanglegi. Perbaikan ini menjadi jawaban atas keluhan masyarakat terkait titik-titik kerusakan yang selama ini menghambat mobilitas warga.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, melalui Teknis Jalan dan Jembatan Ahli Muda, Esthi Lestari, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan secara terukur dengan membagi pengerjaan ke dalam dua segmen prioritas.
"Melalui tim URC PJ, kami melakukan pemeliharaan rutin di dua titik prioritas sekaligus. Segmen pertama mencakup Ruas Jetis–Watudandang dengan panjang 50 meter dan lebar 6 meter. Sementara segmen kedua di Ruas Watudandang–Gondanglegi sepanjang 150 meter dengan lebar 6 meter," jelas Esthi.
Ia menambahkan bahwa pengerjaan oleh tim URC PJ ini memang didesain untuk memberikan dampak instan yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tanpa mengesampingkan kualitas dan ketahanan konstruksi.
Aksi nyata ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Mekar (36), seorang pelaku usaha asal Desa Sonoageng, mengaku sangat terbantu dengan kondisi jalan yang kini sudah mulus.
"Jalan ini adalah akses utama yang sangat vital. Dengan kondisi yang mulus, mobilitas warga menjadi lebih mudah dan aktivitas ekonomi yang saya jalani jadi lebih lancar," ungkapnya. Ia juga mengapresiasi respons cepat Pemkab Nganjuk dalam menangani jalan berlubang yang sebelumnya cukup mengganggu kenyamanan berkendara.
Tuntasnya pengaspalan di dua ruas ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi di sektor pertanian dan perdagangan.
Sebagai langkah keberlanjutan, Dinas PUPR mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga infrastruktur yang sudah dibangun. Salah satunya dengan menjaga kebersihan saluran drainase agar air tidak menggenang di permukaan jalan, mengingat genangan air merupakan faktor utama penyebab kerusakan struktur aspal.