#

Perkuat Sinergi Kesehatan 2027, Dinkes Nganjuk Gandeng DPRD dan Lintas Sektoral dalam FPD

Nganjuk, PING Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nganjuk menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) guna membahas Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2027. Bertempat di Ruang Rapat Dr. Soetomo Dinkes Nganjuk pada Senin (9/2), forum ini menjadi momentum strategis penyelarasan program kesehatan antara eksekutif, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan.

Acara ini dihadiri oleh jajaran lengkap pemangku kebijakan di Kabupaten Nganjuk. Selain Kepala Dinas Kesehatan dr. Tien Farida Yani, turut hadir Ketua Komisi IV DPRD Nganjuk KH. Ashrori, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, serta perwakilan Perangkat Daerah terkait dan berbagai organisasi kesehatan.

Ketua Komisi IV DPRD Nganjuk, KH. Ashrori, dalam sambutannya menegaskan posisi legislatif sebagai mitra strategis yang siap mendukung kebijakan pro-rakyat.

"Kami percaya dengan pengalaman bertahun-tahun Kepala Dinkes, akan lahir kebijakan yang berdampak positif. Dalam dunia kesehatan, keluhan adalah hal yang lumrah, dan itu menjadi tantangan bagi kita semua untuk terus memberikan pelayanan terbaik," ujar KH. Ashrori.

Dalam forum tersebut, dr. Tien Farida Yani memaparkan Rancangan Awal Renja 2027 dengan usulan anggaran sebesar Rp 646,5 Miliar. Anggaran ini dirancang untuk mencakup operasional Dinkes, 20 Puskesmas, serta dukungan bagi RSUD Nganjuk dan RSUD Kertosono.

Beberapa target kinerja utama yang disepakati untuk tahun 2027 meliputi:

  • Meningkatkan Usia Harapan Hidup (UHH) menjadi 75,27 tahun.

  • Menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Balita secara signifikan.

  • Menurunkan prevalensi Stunting hingga ke angka 16,3%.

Forum ini ditutup dengan kesepahaman bersama antara Dinkes, DPRD, dan lintas sektoral untuk mengawal realisasi program-program tersebut demi mewujudkan masyarakat Nganjuk yang lebih sehat dan sejahtera.