Gali Potensi Konten Kreator Muda, MGBK SMP Kabupaten Nganjuk Gelar Lomba Video Pendek Hardiknas
- 22-05-2026
Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk mengikuti Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional yang digelar oleh Badan Pangan Nasional. Kegiatan tersebut dipusatkan secara nasional di Pasar Tani Kementerian Pertanian Jakarta, sementara di daerah, pelaksanaan dipantau dan diikuti secara daring dari Taman Pandan Wilis, Kelurahan Werungotok, Kecamatan Nganjuk pada Jumat (13/2/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk bersama jajaran perangkat daerah serta unsur Forkopimda. Pemerintah daerah memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar serta harga tetap dalam batas kewajaran.

Dalam keterangannya, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan bahwa hasil pemantauan pasar menunjukkan kondisi relatif aman dan terkendali. Pemerintah tidak hanya menggelar pasar murah, tetapi juga melakukan inspeksi lapangan guna memastikan stabilitas harga dan kecukupan stok.
“Alhamdulillah kondisi aman. Kami sudah melakukan dua langkah, yakni cek pasar dan turun langsung ke lapangan. Harga masih dalam kondisi normal, daging sapi sekitar Rp102 ribu per kilogram, daging ayam Rp39 ribu per kilogram,” ujar Bupati.
Ia juga memaparkan ketersediaan stok sejumlah komoditas strategis di Kabupaten Nganjuk yang dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Stok beras medium kita tersedia sekitar 63 ribu ton dengan harga Rp12 ribu per kilogram. Gula putih stoknya 5 ribu ton dengan harga Rp16.500, dan telur juga aman dengan harga Rp30.000. Artinya, secara umum pasokan kita cukup dan harga masih terkendali,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kang Marhaen sapaan akrabnya menegaskan bahwa pemerintah daerah akan bertindak cepat apabila ditemukan lonjakan harga yang tidak wajar di pasaran.
“Kalau ada kenaikan signifikan, kami akan cek siapa perusahaan atau distributor yang mensuplai. Ini penting agar stabilitas harga tetap terjaga dan masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kang Marhaen bersama jajaran juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada 10 penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Usai penyerahan bantuan, rombongan melanjutkan peninjauan ke sejumlah stan bazar Gerakan Pangan Murah untuk memastikan kualitas, ketersediaan, serta harga komoditas yang dijual sesuai ketentuan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menegaskan komitmennya dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui sinergi dengan Kementerian Pertanian. Antusiasme warga yang memadati lokasi kegiatan menjadi indikator bahwa program ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (CS/AR)