#

Perhatian untuk Anak Istimewa, Bupati Nganjuk Salurkan Bantuan ABD Kemensos di SLB Patianrowo

Nganjuk, PING– Puluhan siswa berkebutuhan khusus di SLB Dharma Bhakti Patianrowo mendapatkan Alat Bantu Disabilitas (ABD) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), Kamis (12/3/2026). Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dalam sebuah seremoni yang dihadiri para guru, orang tua siswa, dan sejumlah pejabat daerah.

Program ATENSI merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memastikan penyandang disabilitas—khususnya anak-anak usia sekolah—mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk menjalani kehidupan lebih mandiri. Alat bantu yang diserahkan disesuaikan dengan jenis kebutuhan masing-masing siswa, baik untuk menunjang kegiatan belajar maupun aktivitas sehari-hari.

Bupati Marhaen dalam sambutannya menekankan bahwa anak-anak penyandang disabilitas memiliki hak yang setara dengan anak-anak lainnya dalam memperoleh perhatian dan fasilitas pendidikan yang layak.

"Bantuan ini diharapkan bisa membuat mereka lebih percaya diri dan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki," ujar Kang Marhaen di hadapan para hadirin.

Orang nomor satu di Kabupaten Nganjuk itu juga mengingatkan pentingnya pola pendidikan yang suportif. Ia meminta para guru dan orang tua untuk tidak mendidik anak-anak dengan pendekatan yang menimbulkan rasa takut atau rendah diri.

“Orang tua dan guru harus terus memberi motivasi. Anak-anak tidak boleh dididik dengan rasa takut atau dimarahi, karena mereka memiliki keistimewaan masing-masing. Jika dibimbing dengan baik, mereka bisa berkembang dan memiliki kemampuan yang luar biasa,” tambahnya.

Kepala SLB Dharma Bhakti Patianrowo, Nunik Ismaniasita, menyambut antusias kegiatan tersebut. Baginya, kehadiran Bupati beserta rombongan merupakan momen yang sangat berarti bagi seluruh warga sekolah.

"Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan. Begitu banyak pihak yang peduli dan hadir untuk anak-anak istimewa kami," ungkap Nunik dengan penuh haru.

Nunik menjelaskan, saat ini sekolahnya menampung 54 siswa dengan beragam hambatan, mulai dari hambatan intelektual, autisme, hambatan ganda, hingga hambatan sosial. Mereka dilayani oleh 16 guru yang berdedikasi setiap harinya.

"Kami berharap bantuan seperti ini bisa terus berlanjut dan bersinergi dengan berbagai pihak di daerah, agar pelayanan pendidikan untuk anak-anak disabilitas di Kabupaten Nganjuk semakin optimal," harapnya.

Dengan tersalurkannya bantuan ABD ini, para siswa SLB Dharma Bhakti Patianrowo diharapkan semakin berdaya dalam proses belajar, tumbuh lebih mandiri, dan memiliki ruang yang lebih luas untuk mengembangkan potensi diri mereka.

Untuk diketahui, turut hadir dalam kegiatan Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten Nganjuk, Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Nganjuk, Tim Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Camat Patianrowo, Kepala Desa Ngrombot, Guru serta Wali Murid Siswa Siswi SLB Dharma Bakti Patiantowo.