#

Rapat Paripurna DPRD, Wabup Trihandy Paparkan Kinerja Pemkab Nganjuk Tahun 2025

Nganjuk, PING – DPRD Kabupaten Nganjuk menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Nganjuk Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk, Senin (16/3/2026).

Dalam rapat tersebut, laporan disampaikan oleh Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, yang mewakili Bupati Nganjuk. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, perwakilan Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Dalam laporannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Mas Handy tersebut memaparkan sejumlah capaian kinerja pemerintah daerah sepanjang tahun 2025. Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama meskipun di tengah berbagai keterbatasan anggaran.

Mas Handy mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, pemerintah daerah telah melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan sepanjang kurang lebih 132 hingga 134 kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 84 kilometer merupakan jalan kabupaten dan sisanya adalah jalan desa.

"Kami mengakui kondisi jalan mantap kita saat ini masih di angka 73%, artinya masih ada sekitar 26% jalan yang memerlukan perhatian khusus. Kami mengajak pimpinan dan seluruh anggota DPRD untuk bersama-sama membangun, khususnya jalan-jalan poros kabupaten agar manfaatnya segera dinikmati masyarakat," ujar Mas Handy.

Selain infrastruktur, pertumbuhan ekonomi Nganjuk pada tahun 2025 mencatatkan angka positif sebesar 5,30%, naik dari tahun sebelumnya yang berada di angka 4,93%. Namun, ia mengingatkan jajarannya untuk tidak cepat berpuas diri karena persaingan antar daerah di Jawa Timur sangat ketat.

Di sektor pendidikan, Mas Handy menyoroti proyek strategis nasional seperti pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Gondang yang progres fisiknya telah mencapai 6,67%. Selain itu, program makan bergizi gratis telah menjangkau sekitar 262.364 penerima manfaat di Kabupaten Nganjuk.

Untuk sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berkomitmen melalui program Universal Health Coverage (UHC) guna memastikan seluruh masyarakat mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak.

"Harapan kami seluruh masyarakat sehat, namun ketika ada yang sakit, pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi melalui UHC. Saat ini anggarannya mencapai sekitar 114 miliar rupiah, dan ini menjadi atensi besar bagi kita semua," jelasnya.

Terkait pengentasan kemiskinan, angka kemiskinan di Nganjuk mengalami penurunan sebesar 0,11%. Mas Handy juga menekankan pentingnya akurasi data bantuan sosial agar tepat sasaran, mengingat adanya temuan sekitar 4,5% hingga 5?ntuan yang dinilai belum tepat sasaran.

"Kami terus melakukan evaluasi berkala, termasuk melalui Dinas Sosial yang bekerja sama dengan Kementerian Sosial. Alhamdulillah, langkah-langkah efisiensi yang kita lakukan berhasil menghemat anggaran BPJS sekitar 500 juta hingga 1 miliar rupiah per bulan," tambahnya.

Menutup penyampaiannya, Mas Handy mengajak seluruh elemen pemerintah dan DPRD untuk bersinergi menghadapi tahun 2026 agar hasil pembangunan dapat lebih maksimal bagi kesejahteraan masyarakat Nganjuk.

“Harapan kami tentu seluruh pihak dapat terus bersinergi agar pembangunan di Kabupaten Nganjuk dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.