Gali Potensi Konten Kreator Muda, MGBK SMP Kabupaten Nganjuk Gelar Lomba Video Pendek Hardiknas
- 22-05-2026
Nganjuk, PING– Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pada Kamis (05/03/2026), Bupati Nganjuk memimpin langsung kegiatan Gerakan Tanam Bersama Bantuan Pemerintah Benih Kedelai yang dipusatkan di Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan.
Kepala Dinas Pertanian Nganjuk, Ida Shobihatin dalam laporannya menyampaikan gerakan tanam bersama ini dilaksanakan dengan beberapa dasar utama, antara lain: berkontribusi langsung pada peningkatan produksi kedelai di tingkat nasional. meningkatkan Luas Tanam Tambah (LTT) komoditas kedelai di wilayah Kabupaten Nganjuk, mendorong pemanfaatan lahan secara lebih efektif melalui penerapan pola tanam yang produktif, serta meningkatkan pendapatan serta taraf hidup para petani lokal.
Kegiatan ini bukan sekadar penanaman rutin, melainkan bagian dari program strategis revitalisasi pertanian yang tertuang dalam visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk periode 2025-2030. Langkah ini juga menjadi upaya nyata Pemkab Nganjuk dalam mendukung penuh program nasional Swasembada Pangan.
Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan penuh dari TNI Angkatan Laut. Melalui instruksi langsung Presiden RI kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Kabupaten Nganjuk dipilih menjadi pilot project nasional untuk penanaman kedelai.
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan Laksamana Muda TNI Ali dan jajaran TNI AL. Kehadiran TNI dalam melakukan pendampingan dan pembinaan intensif kepada kelompok tani adalah suntikan semangat baru bagi petani kita di Nganjuk," ujar Kang Marhaen.

Bupati Marhaen juga memamerkan kualitas benih kedelai lokal yang ditanam di Desa Ngudikan. Menurut beliau, kedelai Nganjuk memiliki kualitas unggul yang mampu bersaing dengan komoditas impor. Namun, beliau menekankan bahwa kualitas saja tidak cukup tanpa jaminan kesejahteraan bagi petani.
"Kunci utama kemajuan pertanian adalah stabilitas harga. Pemerintah daerah akan terus mendorong penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan intervensi harga yang tegas untuk melindungi petani dari permainan tengkulak. Jika harga adil dan pasti, petani akan tetap semangat menanam," tegas Bupati di hadapan para petani.

Senada dengan hal tersebut, Komandan Kodaeral V Jawa Timur, Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si menegaskan bahwa keterlibatan TNI AL merupakan bentuk sinergi antarlembaga bersama Kementerian terkait dan Kantor Staf Presiden (KSP).
TNI AL berkomitmen melakukan pengawalan mulai dari masa tanam hingga panen guna memastikan peningkatan kualitas dan kuantitas hasil tani. Target jangka panjang dari gerakan ini adalah tercapainya kemandirian pangan sehingga Indonesia dapat secara bertahap mengurangi ketergantungan pada impor kedelai.