#

Kadis Kominfo Nganjuk Ikuti FGD Pemetaan Media dan Kelembagaan KIM se-Jawa Timur

Nganjuk, PING-Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nganjuk, Subani mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Koordinasi Rencana Pemetaan Media dan Kelembagaan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) se-Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur secara daring melalui Zoom, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Dinas Kominfo kabupaten/kota se-Jawa Timur dari tempat masing-masing.

Kadis Kominfo Nganjuk mengikuti kegiatan tersebut dari Ruang Kreatif Kominfo Nganjuk bersama jajaran terkait. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa saat ini di Kabupaten Nganjuk telah terbentuk 107 Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang tersebar di berbagai desa dan kecamatan.

“Saat ini di Kabupaten Nganjuk sudah terbentuk 107 KIM. Keberadaan KIM ini sangat penting sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat di tingkat desa maupun kecamatan,” ujarnya.

Namun demikian, pihaknya mengakui bahwa tingkat keaktifan masing-masing KIM masih perlu terus didorong. Oleh karena itu, Dinas Kominfo Kabupaten Nganjuk saat ini tengah melakukan crosscheck dan monitoring terhadap aktivitas KIM dalam menyampaikan berita maupun informasi kepada masyarakat.

“Kami sedang melakukan crosscheck dan monitoring terhadap keaktifan KIM dalam menyampaikan informasi. Ke depan kami ingin memastikan KIM benar-benar aktif menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, untuk meningkatkan semangat para pengurus KIM, pihaknya berencana menggelar lomba KIM antar desa dan kecamatan di Kabupaten Nganjuk.

“Rencananya kami juga akan mengadakan lomba KIM antar desa dan kecamatan. Harapannya kegiatan ini bisa memotivasi KIM agar lebih aktif, kreatif, dan inovatif dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Jawa Timur, Putut Darmawan, menyampaikan bahwa kegiatan FGD KIM ini bertujuan untuk memetakan kondisi kelembagaan KIM di seluruh wilayah Jawa Timur.

“FGD ini bertujuan untuk memetakan kondisi kelembagaan KIM, mengidentifikasi aktivitas diseminasi informasi, serta menyusun strategi penguatan peran KIM sebagai simpul informasi publik di daerah,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa KIM memiliki peran strategis dalam ekosistem komunikasi publik di daerah.

“KIM berperan sebagai mediator informasi pemerintah kepada masyarakat, sekaligus menjadi penyaring dan penangkal informasi hoaks serta penggerak literasi digital masyarakat,” jelas Putut.

Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota semakin kuat dalam upaya pemetaan media serta penguatan kelembagaan KIM di Jawa Timur, sehingga peran KIM sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat dapat berjalan lebih optimal