#

Kang Marhaen Apresiasi Sapa Bansos Jatim: Momentum Akselerasi Infrastruktur dan Agrikultur Nganjuk

Nganjuk, PING Kunjungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam agenda "Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 H" di Pendopo KRT Sosro Koesoemo disambut antusias oleh Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, menilai program bantuan dan jaring pengaman sosial yang disalurkan sangat sejalan dengan fokus akselerasi pembangunan daerahnya saat ini.

Dalam sambutannya, Marhaen Djumadi memaparkan bahwa sinergi yang kuat antara Pemkab Nganjuk dan Pemprov Jatim menjadi katalisator penting, terutama dalam menggenjot sektor infrastruktur fisik.

"Sinergi dan bantuan ini sangat sejalan dengan fokus kita. Saat ini, Nganjuk terus mengebut infrastruktur, seperti pembangunan Jembatan Kertosono serta perbaikan ruas jalan vital dari Guyangan menuju Bojonegoro," ungkap Marhaen.

Fokus pembangunan infrastruktur tersebut langsung terjawab dengan turunnya bantuan dari provinsi. Berdasarkan pemaparan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, Pemprov Jatim turut menyalurkan bantuan infrastruktur berupa 610 drum aspal. Bantuan material ini secara khusus difokuskan untuk mendukung kelancaran program Unit Reaksi Cepat Perbaikan Jalan (URC-PJ) di berbagai wilayah kecamatan se-Kabupaten Nganjuk.

Selain menyoroti infrastruktur, sektor agrikultur yang menjadi urat nadi perekonomian Nganjuk juga menjadi perhatian utama Bupati. Ia menjelaskan bahwa Nganjuk terus memantapkan posisinya sebagai lumbung pangan dengan mendorong wilayah Rejoso sebagai sentra strategis penghasil komoditas bawang merah.

Di hadapan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Marhaen juga menyampaikan progres terkait intervensi program pertanian. "Pemkab Nganjuk juga telah menerima intervensi bantuan 100 ton benih kedelai untuk petani. Dengan dukungan ini, kita berharap ada pengawalan harga yang stabil dan menguntungkan petani kita saat masa panen raya tiba," tegasnya.

Sebagai informasi, dalam agenda Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 H ini, Pemprov Jatim mengalokasikan total bantuan mencapai Rp 8.776.300.000 khusus untuk masyarakat Kabupaten Nganjuk. Bupati Marhaen berharap kolaborasi strategis ini dapat terus dikawal pelaksanaannya agar memberikan dampak positif yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat.