Bangun Mental Sehat, Psikolog Saraswati Ajak Remaja Berpikir Jernih dan Positif
- 17-04-2026
Nganjuk, PING-Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait antrean panjang pengisian LPG 3 kilogram yang sempat viral di media sosial.
Bersama Kapolres Nganjuk, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Nganjuk dan Disperindag, Mas Handy turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) pangkalan LPG di Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan dan Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di wilayah Kecamatan Loceret.
Sidak ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam memastikan ketersediaan stok serta kelancaran distribusi gas melon bagi masyarakat, khususnya pasca lonjakan kebutuhan selama Ramadan dan Idulfitri.
Dalam keterangannya, Wakil Bupati Mas Handy menegaskan bahwa hasil pengecekan di lapangan menunjukkan ketersediaan LPG masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Antrean yang terjadi, menurutnya, lebih disebabkan oleh peningkatan permintaan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
“Kami turun langsung untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan. Dari hasil pengecekan, stok LPG masih aman. Antrean terjadi karena lonjakan permintaan,” ujar Trihandy, Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan, salah satu pangkalan yang dikunjungi di Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, menerima pasokan rutin sebanyak 310 tabung per minggu. Untuk mengantisipasi tingginya permintaan, agen juga telah menambah distribusi sebanyak 290 tabung pada pekan ini.
Selain meninjau pangkalan, rombongan juga melakukan pengecekan langsung ke SPPBE di Desa Kwagean, Kecamatan Loceret. Peninjauan ini bertujuan memastikan proses pengisian dan distribusi LPG berjalan sesuai prosedur serta tidak terjadi kendala dalam rantai pasok.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan pentingnya integritas seluruh pihak dalam menjaga stabilitas distribusi energi. Ia mengingatkan agar tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga atau melakukan praktik yang merugikan masyarakat.
“Kami tidak akan mentoleransi adanya penyimpangan. Distribusi LPG harus sesuai aturan, harga tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, dan kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif bersama aparat terkait guna memastikan distribusi LPG tetap lancar dan merata di seluruh wilayah.
Hal senada disampaikan Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan. Ia memastikan bahwa distribusi LPG di wilayah Kabupaten Nganjuk dalam kondisi aman dan terkendali berdasarkan hasil pemantauan di lapangan.
“Kami memastikan proses pengisian dan distribusi berjalan sesuai prosedur. Kami juga akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan distribusi LPG guna mengantisipasi adanya potensi penyimpangan di lapangan,” tegasnya.
Dengan langkah responsif ini, diharapkan masyarakat dapat merasa tenang dan tidak lagi khawatir terhadap ketersediaan LPG, serta situasi distribusi energi di Kabupaten Nganjuk tetap kondusif dan terkendali.