#

Rencanakan Impianmu, Bupati Marhaen Ajak Remaja Nganjuk Lawan Stunting dan Krisis Mental

Nganjuk, PING – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pelaksanaan Pelatihan Psikoedukasi dan Kesehatan Reproduksi yang berlangsung di Balai Budaya Mpu Sindok, Senin (8/6/2026). Kegiatan yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk tersebut menghadirkan ratusan pelajar SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Nganjuk.

Hadir dalam acara Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa generasi muda harus memiliki arah dan tujuan hidup yang jelas sejak dini. Menurutnya, perencanaan hidup merupakan fondasi utama untuk menghadapi berbagai tantangan masa depan, termasuk ancaman pernikahan dini, stunting, kenakalan remaja, hingga persoalan kesehatan mental.

"Kalian mulai sekarang harus memiliki perencanaan, mau ke mana dan bagaimana langkah untuk menuju impian kalian," ujar Kang Marhaen sapaan akrabnya di hadapan peserta pelatihan.

Menurutnya, banyak anak muda yang kehilangan semangat karena kondisi ekonomi maupun lingkungan yang kurang mendukung. Namun, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bermimpi. Ia menegaskan bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh latar belakang seseorang, melainkan oleh kemauan, kerja keras, konsistensi, dan doa.

Kang Marhaen juga mengajak para peserta untuk mengenali diri sendiri terlebih dahulu sebelum menentukan langkah kehidupan. Pemahaman mengenai potensi diri, tujuan hidup, serta kemampuan mengambil keputusan dinilai menjadi modal penting dalam membentuk karakter generasi yang tangguh.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut membagikan pengalaman hidupnya yang penuh tantangan, termasuk berbagai kegagalan yang pernah dialami sebelum akhirnya dipercaya memimpin Kabupaten Nganjuk. Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan.

"Kita harus terbiasa dengan kegagalan, karena kegagalan merupakan bagian dari proses yang nantinya menjadikan diri kita lebih kuat dan memiliki keyakinan yang tinggi," tegasnya.

Selain itu, Kang Marhaen juga mengingatkan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif di tengah derasnya arus teknologi dan informasi. Ia berharap para remaja mampu memanfaatkan perkembangan zaman untuk meningkatkan kualitas diri, bukan justru terjebak dalam perilaku yang merugikan masa depan.

Melalui pelatihan yang diikuti sekitar 100 peserta perwakilan sekolah tersebut, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap lahir generasi yang sehat secara fisik dan mental, memiliki perencanaan hidup yang matang, serta mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting, mencegah pernikahan usia anak, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.