#

Waspada Hipertensi "Silent Killer": RSD Kertosono Ajak Masyarakat Rutin Cek Tekanan Darah

Nganjuk, PING – Hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat karena sifatnya yang sering kali tidak bergejala namun mematikan. Tanpa penanganan yang tepat, kondisi ini dapat memicu berbagai komplikasi berat seperti penyakit jantung, stroke, hingga gagal ginjal.

Kewaspadaan terhadap penyakit ini menjadi bahasan utama dalam dialog interaktif Dinamika Pagi di 105,3 Radio Suara Anjuk Ladang (RSAL FM) pada Rabu, 13 Mei 2026. Hadir sebagai narasumber, dr. Firda Nur Laila dari Rumah Sakit Daerah (RSD) Kertosono, dengan tema menarik, “Hipertensi: Silent Killer yang Sering Diabaikan”.

Dalam pemaparannya, dr. Firda menjelaskan bahwa hipertensi dijuluki sebagai pembunuh senyap karena banyak penderitanya yang tidak merasakan keluhan apa pun hingga terjadi kerusakan organ yang parah. Sering kali, masyarakat menganggap remeh pusing atau pegal di leher, padahal itu bisa jadi merupakan tanda tekanan darah yang sudah melonjak tinggi.

"Hipertensi tidak mengenal usia. Saat ini, trennya mulai bergeser ke usia yang lebih muda akibat gaya hidup yang kurang sehat. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan skrining kesehatan secara rutin, jangan menunggu ada keluhan baru memeriksakan diri," jelas dr. Firda.

dr. Firda menekankan beberapa faktor risiko yang memicu hipertensi, di antaranya konsumsi garam berlebih, obesitas, kurangnya aktivitas fisik, hingga faktor stres yang tidak terkelola dengan baik. Ia menyarankan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat melalui pola makan gizi seimbang dan olahraga teratur.

Bagi masyarakat yang sudah terdiagnosa hipertensi, dr. Firda memberikan pesan kunci agar tetap disiplin dalam menjalani pengobatan.

"Hipertensi adalah penyakit yang membutuhkan kontrol rutin. Jika sudah terkena, pastikan untuk tetap minum obat sesuai anjuran dokter dan rutin mengecek tekanan darah di fasilitas kesehatan terdekat agar terhindar dari komplikasi di masa depan," tambahnya.

RSD Kertosono berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang komprehensif bagi penderita penyakit tidak menular, termasuk hipertensi. Dengan dukungan dokter spesialis dan fasilitas penunjang yang memadai, masyarakat diimbau untuk tidak ragu melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut guna menjaga kualitas hidup yang lebih baik.

Menutup dialog, dr. Firda mengajak warga Nganjuk untuk lebih peduli pada tubuh sendiri. "Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Mari kita jaga tekanan darah kita agar tetap stabil demi masa depan yang lebih sehat dan produktif," pungkasnya.