Kejar Target MBG 3B, Asisten Ekbang Nganjuk Warning SPPG Belum Lengkapi SHS dan IPAL
- 20-05-2026
Nganjuk, PING – Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Shodiqin, menegaskan komitmen penuh institusinya dalam mengawal program nasional Makan Bergizi Gratis bagi kelompok rentan Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD (MBG 3B). Langkah strategis ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Penguatan Kebijakan Pelaksanaan MBG dengan sasaran 3B di Ruang Rapat Anjuk Ladang, Selasa (19/5/2026).
Mengawali arahannya dengan pantun bernada optimis, Shodiqin menyatakan bahwa jika sasaran 3B sukses dijadikan prioritas bersama oleh seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Nganjuk, maka angka prevalensi stunting di daerah tersebut dipastikan akan menurun dengan cepat.
Dalam paparannya, Shodiqin menjelaskan alasan mendasar mengapa Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN terlibat aktif di lini operasional mendampingi Badan Gizi Nasional (BGN). Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 Pasal 47, BKKBN diamanatkan untuk mendayagunakan kader pendamping lapangan dalam mendistribusikan makanan bergizi gratis kepada kelompok 3B.

"Teman-teman pengelola SPPG awalnya pasti mengalami kesulitan, bagaimana cara mencari lokasi ibu hamil dan menyusui secara presisi karena polanya berbeda dengan anak sekolah yang berkumpul di satu kelas. Di sinilah BKKBN hadir membawa solusi konkret melalui dua kontribusi utama," jelas Shodiqin.
Komitmen para kader ini juga didukung penuh oleh BGN lewat pemberian insentif operasional sebesar Rp1.000 per porsi harian sebagai pengganti transportasi pengantaran makanan.
Pada kesempatan tersebut, Shodiqin juga menyerahkan langsung sertifikat penghargaan kepada sejumlah pihak, termasuk dua camat di Nganjuk, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif dan kontribusi nyata mereka dalam mendukung keberhasilan distribusi program MBG 3B hingga mencapai persentase 100% di wilayahnya.
"Kami memberikan penghargaan ini karena seluruh SPPG di kecamatan tersebut terbukti sudah bergerak menyasar kelompok 3B. Ke depan, pada momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas), kami berencana menghadirkan Bapak Menteri secara langsung untuk memberikan penghargaan tingkat nasional bagi daerah, TP PKK, hingga Kepala Koordinator SPPG yang berhasil mencapai target wilayah," ungkapnya.

Berdasarkan data terkini, Kabupaten Nganjuk telah berhasil merealisasikan distribusi MBG 3B kepada 16.682 penerima manfaat melalui optimalisasi 48 unit SPPG dari total 115 unit SPPG operasional. Shodiqin menargetkan sisa SPPG lainnya yang saat ini masih memprioritaskan kuota penuh untuk siswa sekolah dapat segera melakukan manajemen ulang porsi.
"Kami tidak menuntut langsung memasak masakan porsi besar hingga batas maksimal 500 paket non-siswa. Yang terpenting adalah komitmennya untuk 'pecah telor' terlebih dahulu mulai menyalurkan 25 atau 50 porsi khusus untuk ibu hamil dan balita di sekitarnya sebelum akhir bulan Juni nanti," tegas Shodiqin.
Melalui sinergi kokoh antara pasokan nutrisi dari SPPG, pengawalan distribusi oleh kader TPK, serta pengawasan dari dinas PPKB dan para camat, BKKBN Jatim optimis program besutan Presiden ini mampu memberikan lompatan besar bagi pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.