#

Tingkatkan Mobilitas Warga, Camat Ngetos Tinjau Jembatan Garuda di Desa Suru

Nganjuk, PING – Infrastruktur yang andal merupakan kunci utama dalam memutar roda perekonomian di tingkat desa. Berkomitmen untuk memastikan kelancaran akses transportasi masyarakat, Camat Ngetos, Nuri Prihandoko, melakukan peninjauan langsung terhadap proyek pembangunan Jembatan Garuda yang terletak di Dusun Watulanang, Desa Suru, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, pada Senin (22/06/2026).

Jembatan sepanjang 12 meter ini menjadi urat nadi baru yang sangat dinantikan oleh warga setempat. Kehadiran fasilitas fisik ini diharapkan mampu memutus kendala geografis yang selama ini kerap menghambat aktivitas harian warga antardusun.

Kegiatan peninjauan ini tidak hanya dilakukan oleh jajaran kecamatan, tetapi juga melibatkan berbagai elemen penting di wilayah Ngetos. Turut hadir dalam rombongan antara lain perwakilan dari Koramil 0810/18 Ngetos, jajaran Perangkat Desa Suru, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Kehadiran seluruh elemen ini mencerminkan kuatnya sinergi dan gotong royong dalam mengawal pembangunan daerah.

Setelah memastikan seluruh struktur jembatan aman dan layak pakai, agenda dilanjutkan dengan acara tasyakuran sederhana namun khidmat. Acara potong tumpeng ini digelar sebagai bentuk rasa syukur seluruh warga atas selesainya pembangunan jembatan yang berjalan dengan lancar.

Secara fungsional, Jembatan Garuda memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antardusun di Desa Suru. Sebelum adanya jembatan ini, akses transportasi warga cukup terbatas, terutama saat musim penghujan di mana debit air sungai bisa meningkat dan membahayakan pelintas.

Kini, dengan berdirinya jembatan baru, mobilitas warga dijamin akan jauh lebih aman dan cepat. Fungsi utamanya tidak lain adalah untuk memperlancar jalur transportasi harian, memudahkan anak-anak menuju sekolah, serta yang paling krusial: mempercepat pendistribusian hasil-hasil pertanian warga keluar daerah.

Di sela-sela kegiatan tasyakuran, Camat Nuri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur ini. Beliau menekankan bahwa jembatan ini adalah aset bersama yang harus dijaga.

"Pembangunan Jembatan Garuda ini adalah wujud nyata dari komitmen kita bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat rural. Kami berharap, dengan lancarnya akses jalan ini, biaya logistik hasil pertanian warga Desa Suru dapat dipangkas, sehingga pendapatan para petani kita bisa meningkat secara signifikan," ujar Camat Nuri.

"Jembatan ini dibangun dengan perjuangan dan gotong royong. Oleh karena itu, saya menitipkan pesan kepada seluruh warga Dusun Watulanang dan Desa Suru pada umumnya, untuk bersama-sama merawat jembatan ini. Jagalah kebersihannya, perhatikan tonase kendaraan yang melintas, agar manfaat dari Jembatan Garuda ini bisa dirasakan dalam jangka waktu yang sangat lama oleh anak cucu kita nanti," sambungnya.

Dengan berdirinya Jembatan Garuda ini, masyarakat Desa Suru kini menapak babak baru dalam konektivitas wilayah. Sektor pertanian yang menjadi pilar ekonomi utama di Kecamatan Ngetos diharapkan dapat tumbuh lebih bergairah seiring dengan hilangnya hambatan infrastruktur jalan.