#

Tangkap Peluang Digital, Kang Marhaen Dorong Kader UPPKA Nganjuk Jadi Pengusaha Tangguh

NGANJUK, PING– Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) menggelar Pelatihan Pemasaran Produk Secara Digital bagi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) di Aula Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nganjuk, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi.

Mengusung semangat peningkatan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan teknologi digital, pelatihan ini diikuti oleh 90 peserta yang terdiri dari kader UPPKA perwakilan kecamatan, anggota PIK-R jalur masyarakat, serta perwakilan Forum Generasi Berencana (GenRe) dan Saka Kencana Kabupaten Nganjuk.

Dalam laporannya, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Asti Widyartini, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga akseptor melalui pengembangan usaha produktif sekaligus memperkuat keterampilan peserta dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga akseptor melalui kegiatan usaha produktif sehingga dapat mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan media digital untuk mengembangkan usaha,” ujarnya.

Asti menjelaskan, peserta pelatihan terdiri dari 60 kader UPPKA perwakilan kecamatan, 20 anggota PIK-R jalur masyarakat perwakilan kecamatan, serta 10 orang perwakilan Forum GenRe dan Saka Kencana Kabupaten Nganjuk.

Guna memaksimalkan pembekalan peserta dalam mengembangkan usahanya, pelatihan turut menghadirkan narasumber dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk yang memberikan materi terkait pengembangan usaha dan peluang bisnis di era digital.

Dalam arahannya saat membuka kegiatan, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengajak seluruh kader UPPKA untuk berani memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai peluang memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Menurutnya, pemasaran digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan media sosial atau platform daring, tetapi juga membutuhkan mental kewirausahaan yang kuat.

“Saya ingin peserta yang hadir benar-benar memiliki usaha atau produk yang dapat dikembangkan. Pelatihan ini harus dimanfaatkan secara maksimal agar hasilnya bisa langsung diterapkan dalam usaha masing-masing,” ujar Kang Marhaen.

Ia menekankan pentingnya membangun mental pengusaha yang disiplin, berani mengambil peluang, serta memiliki tujuan yang jelas dalam menjalankan usaha.

“Jangan hanya punya usaha, tetapi juga harus memiliki mental pengusaha. Seorang pengusaha harus tahu tujuan akhirnya apa dan bagaimana ukuran keberhasilannya. Mental yang kuat akan membuat kita terus berkembang dan tidak mudah menyerah,” tegasnya.

Kang Marhaen juga mendorong para peserta untuk berani melangkah menjadi pelaku usaha yang mandiri. Menurutnya, peluang usaha di era digital semakin terbuka lebar dan dapat dimanfaatkan oleh siapa saja yang memiliki kemauan untuk belajar dan berkembang.

“Pengusaha sejati adalah mereka yang tidak pernah lelah berjuang dan pantang menyerah. Kalau memiliki keyakinan yang kuat terhadap usaha yang dijalankan, saya yakin produk-produk UPPKA mampu bersaing dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap kelompok UPPKA mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas jaringan pemasaran melalui media digital, serta menciptakan kemandirian ekonomi keluarga yang pada akhirnya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nganjuk.